Sabtu, 1 Juni 2019 18:01

Kondisi Terkini Lalu Lintas di Cimahi dan KBB Jelang Lebaran

Reporter : Fery Bangkit 
Lalu lintas di Alun-alun Cimahi.
Lalu lintas di Alun-alun Cimahi. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Dinas Perhubungan Kota Cimahi memprediksi, puncak arus mudik yang melintasi Kota Cimahi akan berlangsung pada Minggu (2/6/2019).

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Cimahi, Endang mengatakan, hingga kemarin (31/5) memang sudah terjadi kepadatan, namun masih didominasi oleh warga lokal. 

Baca Juga : Tambal Sulam dan Perbaikan Jalur Mudik Alternatif di Kota Cimahi

"Puncak kendaraan diprediksi Minggu, sampai kemarin masih didominasi warga lokal," kata Endang saat ditemui di Alun-alun Cimahi, Sabtu (1/6/2019).

Endang mengatakan, saat ini Dishub bersiaga di pertigaan yang ramai dilalui pengguna lalu lintas. "Kami juga melakukan penghitungan lalu lintas di Kebon Kopi dan Alun-alun Kota Cimahi," katanya.

Baca Juga : Lepas Pemudik Gratis, Ajay:Selamat Jalan!

Sementara kondisi lalu lintas di wilayah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), belum terlihat adanya kepadatan yang berarti di jalur I dan II Cimahi pada Sabtu (1/6/2019).

Lalu lintas di padalarang.

Pantauan hingga sore tadi, arus lalu lintas dari arah Cianjur menuju Bandung via Padalarang ramai lancar. Sementara, antrean kendaraan mulai terlihat di simpang Tagog.

Baca Juga : Mudiknya 5 Orang, Balik ke Cimahi Jangan jadi 10 Orang!

"Sejak kami membuka posko pada H-7, memang ada peningkatan jumlah kendaraan dari Bandung menuju Cianjur atau arah barat, kebanyakan kendaraan roda dua dan mobil pribadi," kata Danru Posko Penghitungan Arus Dishub KBB di Padalarang, Ricky Maulana.

Ricky mengatakan, pengguna jalan lebih banyak didominasi oleh warga lokal dibandingkan pemudik. "Memang kondisi normal juga seperti ini (padat) di Padalarang, mungkin malam atau sore nanti, karena PNS juga baru mulai libur hari ini," ujarnya.

Dari data Posko Penghitungan Arus Padalarang pada H-5, tercatat 30.405 kendaraan roda dua (R2) dan 7.552 kendaraan roda empat  (R4) yang mengarah dari barat (arah Cianjur) ke timur (Bandung).

Sementara pada arah sebaliknya (Bandung ke Cianjur), tercatat jumlah kendaraan yang signifikan, yakni  58.248 R2 dan 16.138 R4.

Baca Lainnya