Sabtu, 2 September 2023 11:43

Kodam III/Siliwangi Turunkan Alat Berat Percepat Pemadaman Kebakaran TPA Sarimukti

Penulis : Bubun Munawar
Zidam III/Slw dan Yonzipur 3/YW mengerahkan berbagai jenis alat berat ke lokasi kebakaran di TPA Sarimukti Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jum’at  (1/9/2023)
Zidam III/Slw dan Yonzipur 3/YW mengerahkan berbagai jenis alat berat ke lokasi kebakaran di TPA Sarimukti Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jum’at (1/9/2023) [Pendam III/Siliwangi]

Limawaktu.id, Bandung Barat, - Tindak Lanjut perintah Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Erwin Djatniko Jum'at (01/09) saat turun ke lapangan melihat progress pemadaman TPA Sarimukti. Zidam III/Slw dan Yonzipur 3/YW merespon cepat dengan mengerahkan berbagai jenis alat berat ke lokasi kebakaran.

Demikian disampaikan Kapendam III/Slw Kolonel Inf Adhe Hansen dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (02/09/2023).

Kazidam III/Slw Kolonel Czi Rielman Yudha mengerahan 2 unit Dump Truk 4 ton, 1 unit truk NPS, 1 unit Alat penjernih air, 1 unit Geolistrik 3 D dan 1 unit drone thermal. Sedangkan Danyonzipur 3/YW Letkol Czi Ryan Yustian, S.E., M.Han mengerahkan 1 unit exavator PC 200, 1 unit Dozer D65, 1 unit Dump Truk 4 ton, 1 unit Self Loader, 1 unit Truk NPS serta Gas Mask dan Filter (Canister) utk safety dlm bekerja.

Hingga Jum'at malam berbagai alat berat terus bergerak menuju ke lokasi TPA Sarimukti agar bisa operasional secepatnya. Direncanakan pada Sabtu pagi sudah bisa bekerja secara penuh dalam pemadaman di TPA terbesar di Jabar tersebut.

Alat-alat dari satuan jajaran Kodam III/Slw tersebut akan mengangkut sedimen atau tanah basah dari Sektor 11 Citarum Harum untuk menimbun tumpukan sampah yang terbakar guna mempercepat proses pemadaman.

Pekerjaan penimbunan dengan material tanah basah dilakukan sebagai upaya dihadapkan dengan kondisi cuaca musim kemarau, angin serta jauhnya sumber air agar proses tersebut bisa mempercepat pemadaman.

Disamping itu, juga diturunkan alat penjernih air Filter Nusantara untuk memberikan solusi terhadap ketersediaan air siap minum di lokasi setelah Mayjen Erwin melihat  kondisi air disekitar TPA Sarimukti tidak layak untuk dikonsumsi.

Sementara itu untuk mendeteksi titik air diturunkan alat Geolistrik 3 D untuk mencari alternatif sumber air di sekitar TPA Sarimukti. Semua peluang dan kemungkinan terus dilakukan untuk percepatan penanganan sehingga TPA dapat segera beroperasi kembali.

Kodam III/Slw berkomitmen untuk terus membantu Pemerintah Daerah dalam percepatan pemadaman kebakaran TPA Sarimukti agar persoalan sampah di Kota Bandung, Kota  Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat dapat berjalan normal seperti sediakala.

 

Baca Lainnya