Rabu, 14 November 2018 14:15

Kios Triplek Senilai Rp 400 Juta Lebih Dikeluhkan Pedagang

Reporter : Fery Bangkit 
Kios sementara yang disediakan Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi
Kios sementara yang disediakan Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Kios sementara yang disediakan Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi dikeluhkan para Pedagang Pasar Atas Cimahi.

Selain kondisi kiosnya yang dinilai kurang laik, belum normalnya drainase dan sempitnya akses jalan antar kios itupun menjadi kritik pedagang. Ditambah, saat ini sudah memasuki musim penghujan. 

Ketua Pangguyuban PAB Hana Subiarti menyebutkan, beberapa pedagang ada ketakutan banyaknya genangan air ketika hujan turun. 

"Pada takut kalau hujan turun soalnya drainase yang ada masih tersumbat tanah dan juga sampah," kata Hana di PAB, Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi, Rabu (14/11/2018).

Para pedagang terpaksa direlokasi ke kios sementara lantaran saat ini pasar dalam proses revitalisasi dan pembangunan lanjutan. Kios yang disediakan mencapai 280 kios, dengan ukuran 2x2 meter. Anggaran yang disediakan untuk pembuatan kios mencapai Rp 400 juta lebih.

Hana menambahkan, selain drainase, pedagang yang menempati zona eks terminal PAB mengeluhkan akses jalan yang sempit, sebab jarak antar kios didepanya terlalu berdekatan. 

"Jaraknya terlalu sempit bagi kios yang berhadapan, karena nanti ada pembeli dan juga ada pedagang yang membawa barang," ungkapnya. 

Sementara itu, salah seorang pedagang, Randi (32) menuturkan, masih banyak yang harus dibenahi di kios sementara miliknya.

"Kita (pedagang) harus membenahi, karena belum ada meja terus pintu kios juga tidak ada," tuturnya. Untuk itu, sejak dini hari para pedagang bergotong royong untuk membenahi dan mengangkat dagangan miliknya.

"Mudah-mudahan lebih ramai soalnya akses lebih dekat dengan parkiran jadi tidak mengambil waktu banyak untuk para pembeli," tandasnya.

Baca Lainnya