Minggu, 15 April 2018 18:03

Ketua Apindo Cimahi: 90% Pabrik di Cimahi Tidak Miliki IPAL

Reporter : Fery Bangkit 
90% pabrik di Cimahi diduga tidak memiliki Pengolahan Air Limbah.
90% pabrik di Cimahi diduga tidak memiliki Pengolahan Air Limbah. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Cimahi, Roy Sunaryo menyebutkan, 90% pabrik di Cimahi diduga tidak memiliki Pengolahan Air Limbah (IPAL). Artinya hanya 10% pabrik yang mengelola limbah melalui IPAL.

"Tapi apakah dari 90 persen itu semua anggota Apindo atau bukan anggota Apindo? Tidak bisa dipastikan," kata Roy Minggu (15/4/2018).

Sejauh ini, jumlah pabrik di Kota Cimahi mencapai 600. Mayoritas berada di wilayah selatan. Namun yang masuk dalam keanggotaan Apindo hanya mencapai 40 pabrik saja.

Secara keseluruhan, Roy tidak memungkiri bahwa masih banyak industri melakukan pencemaran lingkungan. Namun ia tidak bisa menyebutkan secra detail apakah pencemaran di selatan Cimahi didominasi oleh industri dalam naungan Apindo atau bukan.

"Kami sendiri memang mengakui ada saja temuan di lapangan kalau anggota kami (Apindo) melakukan pelanggaran dengan mencemari lingkungan dan pelanggaran lain, tapi kan untuk hal-hal seperti itu bisa dilakukan pembinaan," ungkapnya.

Meski Apindo tidak bisa memberikan sanski, lanjut Roy, pihaknya mengklaim tidak berdiam diri melihat segala bentuk pelanggaran oleh industri, baik anggotanya ataupun bukan. Pihaknya memanfaatkan networking yang baik dengan konsultan, ahli lingkungan, dan LSM untuk bisa mengawasi dan membina industri.

"Makanya untuk pabrik-pabrik yang jadi anggota Apindo itu harus menyerahkan data-data perusahaannya, biar monitoringnya juga mudah dan bisa dilakukan secara berkala.
Untuk penjadwalan pembinaan sendiri tidak ada waktu rutin, hanya ketika memang dibutuhkan saja," bebernya.

Mengenai kasus pencemaran limbah di wilayahnya, Wali Kota Cimahi, Ajay M. Priatna, mengultimatum agar pelaku industri berhenti bermain api dengan sengaja membuang limbahnya langsung ke anak Sungai Cimahi.

Ia meminta Apindo, selaku wadah para pengusaha, agar dapat mengedukasi dan mengarahkan anggotanya agar menaati segala peraturan dan prosedur dalam beraktivitas di Kota Cimahi.

"Tolong, jangan cari masalah dengan masih membuang limbah langsung ke sungai, memang saya belum lihat secara langsung tapi nanti akan coba dilihat. Kita coba akan kunjungi korbannya, akan berkomunikasi apa keinginan mereka," tandas Ajay.