Suasana Sekitar Desa Pasirhalang, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Suasana Sekitar Desa Pasirhalang, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). [Fery Bangkit]
News

Kesulitan Air Bersih, Warga Mandikan Jenazah Pakai 5 Galon Air

Limawaktu.id - Kemarau panjang sangat dirasakan warga Kampung Sindangsari RT 04/08, Desa Pasirhalang, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Mereka keseulitan mendapatkan Air Bersih yang biasa didapat dari PAM. Dampak kesulitan mendapatkan air bersih itu dirasakan ketika mengurus dan memandikan jenazah bernama Watini (61) yang meninggal Senin (9/9/2019).

Ketua RW 08, Asep Suhendar mengatakan, Sebab tidak ada air beserta jeriken, warga terpaksa menggunakan galon untuk menampung air yang digunakan untuk memandikan jenazah almarhum. "Kebetulan memang enggak ada air sejak empat hari yang lalu, akhirnya warga berinisiatif mengambil air pakai galon dari sumber air swadaya," kata Asep saat ditemui di Pasirhalang, Selasa (10/9/2019).

Asep mengatakan, untuk memandikan jenazah pihaknya memerlukan lima galon air. Pengangkutan air dilakukan secara gotong royong. "Memang menggunakan air PAM, tapi udah empat hari enggak ngocor," terangnya.

Asep mengatakan, pernah ada bantuan air untuk warga di RW 08 Pasirhalang sebanyak tiga kali yang diperuntukan bagi 120 Kepala Keluarga (KK) di wilayahnya.
"Sekarang kami coba minta bantuan air, karena sumber air warga di Cipametotan surut," ujarnya.

Kepala Pelaksana Badan Pelanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo mengatakan saat ini tengah dilangsungkan status siaga kekeringan hingga Oktober mendatang. "Wilayah Cisarua memang menjadi salah satu dari delapan titik rawan kekeringan di KBB. Sejauh ini, kami sudah mengirimkan 22 tangki," ujarnya.

Pihaknya pun meminta agar warga yang terdampak kekeringan memberikan laporan agar segera ditindaklanjuti. "Saat ini kami memprioritaskan pada bantuan air untuk kebutuhan sehari-hari warga aja," katanya.

Baca Lainnya

Radio Limawaktu Klik untuk memutar