Minggu, 4 Februari 2018 18:37

Kerjasama Kota Cimahi-Australia Bakal Diperpanjang

Ditulis Oleh Fery Bangkit 
Ngatiyana, Wakil Wali Kota Cimahi.
Ngatiyana, Wakil Wali Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Pemerintah Kota Cimahi akan mendapat perpanjangan program Hibah Sanitasi Australia-Indonesia (Sanitasi-Australia Indonesia Infrastructure Grants for Sanitation/SAIIG) dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia. Program ditawarkan hingga tahun 2020.

Pembangunan sanitasi lewat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal merupakan realisasi program kerjasama Pemerintah Indonesia dan Australia. Kota Cimahi sudah mendapat hibah sejak 2013-2014 dan berakhir tahun 2017.

Wakil Tim Review dukungan teknis program SAIIG Rick Pollard didampingi Bambang Tata Samiadji mengatakan, selama program hibah berlangsung, pembangunan sanitasi yang dilakukan Kota Cimahi terbilang lancar.

"Kita nilai Cimahi cukup lancar meski ada kendala-kendala. Kita identifikasi dan bantu perbaikan, kami mengajukan perpanjangan hibah ini sebagai bentuk kerjasama yang baik," ujarnya saat berkunjung ke Kota Cimahi, kemarin.

Mekanisme hibah diberikan berbasis kinerja terukur. Pemerintah membiayai terlebih dahulu, pembangunan dibayar setelah rampung dan terverifikasi. Dana hibah disalurkan lewat rekening kas daerah sesuai hasil pembangunan.

Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, pembangunan sanitasi sudah selesai sekitar 97%. Atas dasar itu pihaknya mendapat penawaran perpanjangan hibah.

"Kami menyambut baik penawaran ini sehingga pembangunan sanitasi bisa kita perluas. Terutama wilayah Tengah dan Selatan Kota Cimahi untuk Cigugur dan Melong," terangnya.

Diakuinya, masih ada kendala yang dihadapi Pemkot Cimahi dalam pembangunan sanitasi ini. Terutama penolakan dari sejumlah warga dan lahan yang terbatas.

"Ada satu-dua orang yang menolak. Tapi kan memang perlu upaya bagaimana meyakinkan masyarakat agar mau menerima dengan iklas program ini. Selain itu soal lahan yang sulit untuk pembangunan sanitasi. Tapi kita berupaya dan percaya yakin bisa mendapatkannya," beber Ngatiyana.