Rabu, 5 September 2018 14:28

Keren! Bulog Subdivre Bandung Aplikasikan Mesin Pembersih Beras

Reporter : Fery Bangkit 
Launching Mesin Rice to Rice di Bulog Subdivre Bandung, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi, Rabu (5/9/2018).
Launching Mesin Rice to Rice di Bulog Subdivre Bandung, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi, Rabu (5/9/2018). [Fery Bangkit/limawaktuid]

Limawaktu.id, - Untuk menjaga kualitas Beras medium di gudang, Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Bandung mengaplikasikan mesin yang dinamakan 'Rice to Rice'.

Mesin pembersih beras tersebut resmi dilaunching pada Rabu (5/9/2018) di Bulog Subdivre Bandung, Jln. Mahar Martanegara, Kota Cimahi. Acara tersebut dihadiri Dewan Pengawas Bulog, Spundik Sujono dan Kepala Bulog Divre Jawa Barat Ahmad Ma'mun.

Kepala Bulog Divre Jawa Barat, Ahmad Ma'mun menjelaskan, mesin rice to rice tersebut berfungsi untuk memperbaiki kualitas beras medium yang ada di gudang bulog. Dengan mesin tersebut, beras yang sudah tersimpan beberapa bulan pun akan bersih lagi.

"Beras itu waktu kita terima masih bagus, cuma masa simpan 3 (tiga) bulan biasanya udah berdebu, berubah. Nah, mesin itu akan mensterilkan lagi kualitas beras supaya lebih bagus," jelas Ahmad usai acara.

Cara kerjanya, terang Ahmad, beras dimasukan ke dalam mesin. Kemudian, dengan peralatan yang sudah dirancang, mesin tersebut akan membersihkan beras dari kotoran yang menempel pada beras.

Dengan alat tersebut, pihaknya yakin mampu menghilangkan stigma masyarakat yang menganggap bahwa beras yang sudah disimpan akan berkurang kualitasnya. Dalam sehari, lanjut Ahmad, mesin tersebut bisa membersihkan beras hingga 8 ton.

"Kapasitas proses gilingnya 1 ton per jam. Sehari 8 ton," terangnya.

Dewan Pengawas Bulog, Spundik Sujono pun mengapresiasi pengoperasian mesin pembersih beras tersebut. Menurutnya, dengan alat tersebut, otomatis akan meningkatkan kualitas beras dari Bulog.

"Kami mengapresiasi kepada Kadivre (Bulog) Jabar atas inisiasi mereka memperbaiki kualitas," tandasnya.

Baca Lainnya