Sabtu, 23 Maret 2019 11:25

Kementerian PUPR Naikan Dana Program BSPS

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menaikan dana program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari semula Rp.15 juta menjadi Rp. 17,5 juta setiap unit rumah. 

Anggota Komisi V DPR RI asal Partai Demokrat Agung Budi Santoso menyebutkan, saat rapat kerja antara Komisi V DPR RI dengan Kementerian PUPR, pihaknya mengusulkan supaya dana program BSPS dinaikan. 

"Tahun lalu satu unit perbaikan rumah dananya Rp.15 juta, mulai 2019, ada penambahan Rp.2,5 juta sehingga totalnya Rp. 17,5 juta setiap unitnya," ungkapnya usai penyerahan Surat Keputusan (SK) Program BSPS untuk Kelurahan Dunguscariang Kota Bandung, di Aula Kecamatan Andir, pada Jum'at (22/3) sore. 

Dikatakan Agung, Kementerian PUPR menetapkan dana BSPS ini Rp 15 juta untuk penyediaan material perbaikan rumah dan Rp. 2,5 juta untuk Biaya Ongkos Kerja (BOK). 

"Namanya juga stimulan, jadi diharapkan ada swadaya gotong royong dari masyarakat, pemerintah hanya memberikan motivasi agar masyarakat bisa memeperbaiki rumahnya yang tidak layak huni," jelasnya. 

Sedangkan Kasubdit Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Rubiyo mengatakan, di indonesia ada 4 juta lebih rumah tidak layak huni yang membutuhkan perbaikan. Pemerintah mengalokasikan dana Rp 4 Triliun untuk perumahan rakyat pada 2019. 

"Atas dukungan Komisi V kami bisa menggulirkan program perumahan yang dibutuhkan dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Mari kita semua ikut mengawasi pelaksanaannya agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya," katanya. 

Lurah Dunguscariang Kota Bandung Suharyanto atas nama warga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan fasilitasi yang dilakukan anggota Komisi V DPR RI Agung Budi Santoso, sehingga tahun ini akan ada 102 unit rumah di Kelurahan Dunguscariang Kota Bandung yang akan diperbaiki pada 2019 . 

Dengan program BSPS yang dilakukan sejak 2016, Kelurahan Dungus Cariang sudah Tuntas Rumah Kumuh dengan Program BSPS 2019, sehingga diharapkan tidak ada lagi rumah kumuh baru yang perlu diperbaiki. 

"Selama tiga tahun, hingga 2018 ada 114 rumah warga yang diperbaiki melalui program BSPS ini," pungkasnya.

Baca Lainnya