Kamis, 30 November 2017 12:12

Katanya Cimahi Kota Sehat... Kok, Cakupan Jamban Sehatnya Dibawah 60%

Reporter : Fery Bangkit 
Illustrasi
Illustrasi [Pixabay]

Limawaktu.id - Hingga tahun 2017, cakupan jamban sehat di Kota Cimahi masih dibawah 60%. Kondisi terparah berada di Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi dengan cakupan jamban sehat hanya mencapai 46,63%.

Kondisi cakupan jamban di Cimahi tentunya kontradiktif apabila dikaitkan dengan raihan penghargaan Swasti Saba Wistara kategori Kota Sehat 2017 yang diraih Kota Cimahi.

Padahal, kenyataannya cakupan jamban sehat di Cimahi masih dibawah 60%. Belum lagi masih banyaknya wilayah kumuh.

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna mengatakan, Kelurahan Baros menjadi kawasan dengan tingkat penduduk cukup padat. Sehingga Pemerintah Kota Cimahi terus memotivasi agar masyarakat di kawasan tersebut terbangun kesadarannya akan cara hidup sehat.

"Kawasan itu kan cukup padat, kita suntik motivasi cara hidup sehat itu akan lebih baik," katanya, Kamis (30/11/2017).

Disinggung perihal bentuk bantuan Pemerintah Kota Cimahi Cimahi untuk pemenuhan kebutuhan jamban sehat, Ajay mengklaim pihaknya tengah menghitung tingkat kebutuhannya.

"Insya Allah kita sedang hitung tingkat kebutuhannya. Yang pasti pemerintah sangat support, mereka tinggal memahami betul bahwa salah satu hidup sehat itu dengan memiliki jamban yang sehat," ujar Ajay.

Mengingat masih banyaknya kelurahan yang cakupan jamban sehatnya di bawah 60%, lanjut Ajay, pemerintah
terus mendorong masyarakat meningkatkan taraf hidup sehat melalui peran aktif pihak kelurahan sampai tingkat RT/RW.

"Kita terus memberi semangat dan motivasi ke masyarakat melalui Pak Lurah dan juga Pak RT dan Pak RW-nya," ungkapnya.

Meski melalui peran aktif kelurahan dan RT/RW, ia menyatakan, Pemerintah Kota Cimahi siap membantu demi terciptanya kesadaran masyarakat Kota Cimahi.

"Pemerintah siap membantu yang penting kesadaran masyarakat," ucapnya. (kit)*