Selasa, 25 September 2018 14:39

Kata Kesbang Cimahi, Hati-hati Politik Identitas Pemilu 2019

Reporter : Fery Bangkit 
Totong Solehudin saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Selasa (25/9/2018).
Totong Solehudin saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Selasa (25/9/2018). [Fery Bangkit/limawaktuid]

Limawaktu.id, - Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Kota Cimahi, Totong Solehudin mengingatkan bahaya politik identitas memasuki tahapan kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Hal tersebut diimbau Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Kota Cimahi, Totong Solehudin saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Selasa (25/9/2018).

Baca Juga : Mempertegas Ciri Cimahi Sebagai Kota Militer dengan Festival Kreasi Seni Pusdik TNI

"Main politik cerdas sehat dan bertartabat. Hindari politik yang tidak sehat dan politik identitas," imbuh Totong.

Seperti diketahui, memasuki tahun politik, akan ada dua agenda besar yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg). Tahapan kampanye telah dimulai 23 September kemarin.

Baca Juga : Bocoran Perombakan Asisten dan Bakal Kadis di Pemkot Cimahi

Dikatakan Totong, politik identitas atau bahkan cenderung curang malah akan menciderai pesta demokrasi. Untuk itu, dirinya meminta semua peserta Pemilu untuk menghindari hal semacam itu.

Menurut Totong, isu politik identitas sendiri rentan digunakan pada Pemilu 2019. Sasarannya, kata dia, tentu saja masyarakat yang mudah untuk diprovokasi.

Baca Juga : Mantan Sekda Masuk Pansel Rotasi Pejabat Eselon II Pemkot Cimahi

"Tingkat kerawanannya ada. Mereka selalu menggunakan berbagai media," tutur Totong.

Khusus di Kota Cimahi, lanjut Totong, pihaknya telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan mengedukasi dan menghimbau masyarakat agar tak mudah terprovokasi terhadap hal-hal yang menjuru curang pada Pemilu 2019.

"Maka yang kita lakukan meningkatkan ketahanan," tandasnya.

Baca Lainnya