Kamis, 18 Januari 2018 18:00

Kapolres Cimahi: ‘Surat Edaran Aksi Mogok Pedagang Ayam Hoax’

Reporter : Fery Bangkit 
Seorang pedagang daging ayam di Cimahi memperlihatkan surat edaran aksi mogok berjualan.
Seorang pedagang daging ayam di Cimahi memperlihatkan surat edaran aksi mogok berjualan. [Limawaktu]

Limawaktu.id,– Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara menegaskan, surat edaran terkait rencana mogok berdagang penjual daging ayam di Bandung Raya dipastikan palsu.

Surat edaran yang tertera cap Persatuan Pasar dan Warung Tradisional (PESAT) Jawa Barat itu beredar di kalangan pedagang di sejumlah pasar tradisional se-Kota Cimahi. Surat tersebut membingungkan para pedagang daging ayam di Kota Cimahi.
“Setelah dikonfirmasi di tingkat satu, Polda Jabar, PESAT menyatakan bahwa surat edaran itu tidak benar,” tegas Rusdy disela-sela meninjau Pasar Atas Cimahi, Kamis (18/1/2018).

Setelah mendapat kepastian terkait surat edaran tersebut, kata Rusdy, pihaknya langsung mengumpulkan para pelaku usaha daging ayam, Satuan Tugas (Satgas) Pangan serta dinas terkait di wilayah hukum Polres Cimahi.

“Sudah dikonfirmasi Jum’at sampai Minggu tidak ada aksi mogok. Pedagang tetap melaksanakan aktifitas berdagang,” katanya.
Ia meminta seluruh pedagang dan pelaku usaha daging ayam tidak khawatir akan adanya aksi negatif, seperti sweeping dari oknum tertentu. Pasalnya, Anggota Polres Cimahi siap melakukan pengamanan di wilayah hukumnya.

“Tidak boleh ada aksi sweeping ilegal. Semua dari hulu ke hilir tetap melaksanakan kegiatan seperti biasa dan polisi siap mengamankan,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang bandar daging ayam di Kota Cimahi, Nanang mengungkapkan, sebelumnya para pedagang memang akan melakukan aksi mogok berjualan. Namun, setelah mendapat kepastian terkait kepalsuan surat edarannya, aktifitas berjualan akan berjalan normal.

“Tetap jualan, daging juga siap disuplai ke pedagang,” ucapnya.