Selasa, 22 Februari 2022 20:26

Kader Senior Golkar Jabar Tolak Aklamasi Pemilihan Ketua DPD Golkar Jabar

Reporter : Iman Nurdin
Kader Senior Golkar Jabar Tolak  Aklamasi  Pemilihan Ketua DPD Golkar Jabar
Kader Senior Golkar Jabar Tolak Aklamasi Pemilihan Ketua DPD Golkar Jabar [Istimewa]

Limawaktu.id - Para Kader Golkar Senior Jawa Barat menolak adanya aklamasi dalam pemilihan ketua DPD Golkar Jawa Barat.

Dida Suherman, salah satu Perwakilan Kader Golkar Senior Jawa Barat  mengatakan, beberapa pejabat DPP Golkar menginginkan adanya aklamasi mendukung Ace Hasan Syadzily menjadi ketua DPD Golkar Jawa Barat, bahkan jika para pengurus Golkar Jabar tidak mendukung pihak DPP tidak segan akan bertindak tegas.

“Memaksakan kehendak ini tidaklah etis. Ini menunjukan beberapa pengurus DPP tidak dewasa dalam berpolitik, sehingga memaksakan kehendak demi kepentingan segelintir orang,” katanya kepada wartawan saat ditemui di Bandung, Selasa (22/2/2022).

Dia menjelaskan, seharusnya para pengurus DPP Partai Golkar bisa memberikan contoh kepada para pengurus Golkar yang ada di bawah tentang cara berpolitik yang tetap menjunjung tinggi sistem demokratis.

“Kalo caranya begitu sudah saja pak Ace di SK an saja tanpa melalui mekanisme Musda. Apalagi ada acaman DPD yang tidak mendukung pak Ace akan di carakteker, apa kabar dengan ADART  partai?,” katanya. 

Selain itu juga, Dida mempertanyakan kenapa DPP sangat menginginkan Ace Hasan Syadzily menjadi Ketua DPD Golkar Jabar. Padahal lanjut dia, kinerja Ace Hasan Syadzily selama menjabat sebagai Plt Ketua DPD Golkar Jabar, hampir tidak ada pergerakan.

“Jadi tolong lah kepada para pengurus DPP Partai Golkar tidak usah intervensi dalam gelaran Musda Golkar Jabar. Biarkan kami di daerah belajar untuk berdemokratis dalam menentukan pemimpin di Jabar, bukan kami menolak Pak Ace, namun kita kan berpartai ada aturannya,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika dalam Musda Golkar Jabar terpilih Ace Hasan Syadzily dalam perebutan kursi ketua DPD Golkar Jabar, pihaknya tidak akan mempermasalahkannya.Bahkan pihaknya akan mendukung dan berjuang di Pemilu 2024.

“Kita tidak ada masalah dengan Pak Ace, jika nanti dalam Musda Pak Ace terpilih, kita akan menerima dengan lapang dada, karena Pak Ace hadir dari buah demokratis bukan dari hasil intervensi,” katanya

Baca Lainnya

Topik Populer