Senin, 31 Desember 2018 10:38

Jelang Pergantian Tahun, Sabhara Polres Cimahi Sita 300 Miras Ilegal

Reporter : Fery Bangkit 
 Salah satu titik wilayah yang menjadi sasaran razia.
Salah satu titik wilayah yang menjadi sasaran razia. [istimewa]

Limawaktu.id - Satuan Sabhara Polres Cimahi mengamankan sekitar 300 botol berisi miras ilegal dari 10 titik wilayah yang menjadi sasaran razia di wilayah hukum Polres Cimahi menjelang pergantian Tahun Baru 2019.

Namun, jumlah botol berisi miras yang sudah diamankan tersebut masih bisa bertambah. Sebab polisi masih memiliki waktu hingga malam pergantian tahun untuk melakukan razia miras. 

Baca Juga : Gelar Ramp Check Dipenghujung Tahun, Dua Kendaraan Dikandangkan Petugas Gabungan

"Anggota Sat Sabhara kurang lebih sudah mengamankan sekitar 300 botol miras saat razia menjelang perayaan tahun baru di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat," kata Oeng Choerumab, Kasat Sabhara Polres Cimahi saat dihubungi via sambungan telepon, Minggu (30/12/2018).

Dikatakannya, untuk penjual miras tersebut, kata dia, langsung diberikan pembinaan agar tidak kembali berjualan miras tanpa izin, namun apabila masih tetap berjualan akan diberikan sanksi, seperti sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

Toko miras, lanjut Oeng, menjadi sasaran Anggota Satuan Sabhara Polres Cimahi saat melakukan razia menjelang perayaan Tahun Baru 2019 di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

Razia tersebut dilakukan untuk antisipasi peredaran miras yang biasanya digunakan oleh oknum untuk menggelar pesta miras pada malam pergantian tahun.

Dikatakannya, saat melakukan razia, pihaknya menyasar ke sejumlah toko miras yang tidak memiliki izin dan razia tersebut dilakukan secara rutin.

"Sejak pertama kali Operasi Lilin 2018, kami sudah melakukan razia miras ke sejumlah toko yang tidak memiliki izin untuk antisipasi adanya pesta miras saat malam tahun baru," ujar Oeng.

Menurutnya, razia miras tersebut memang harus dilakukan karena dengan miras bisa menimbulkan aksi tindak pidana atau kriminalitas, terlebih saat perayaan malam tahun baru yang digelar pada malam hari.

Oeng menyebut pemilik toko miras tanpa izin yang ada di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat itu tak berkutik saat anggota Sat Sabhara melakukan razia karena tidak bisa menunjukan surat izin.

Sehingga, kata dia, saat anggotanya melakukan razia miras untuk cipta kondisi menjelang malam pergantian tahun itu, tidak ada penolakaan dari pemilik toko yang tidak memiliki izin tersebut.

"Sebelum melakukan razia kami menunjukan identitas dan surat tugas untuk melakukan razia miras tanpa izin. Kemudian meminta pemilik toko untuk menunjukan surat izin tapi mereka rata-rata tidak memiliki, jadi tidak ada penolakan," ujarnya.

Baca Lainnya