Selasa, 23 April 2019 16:30

Jalan di Depan Bangunan Heritage Cimahi Bakal Dilebarkan, Segini Anggarannya!

Reporter : Fery Bangkit 
Proses Pelebaran Jalan Raya Baros, Depan Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed).
Proses Pelebaran Jalan Raya Baros, Depan Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed). [ferybangkit]

Limawaktu.id - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi menganggarkan Rp 200 juta untuk pelebaran jalan Raya Baros, Kota Cimahi. Tepatnya di depan Sub-Detasemen Zeni dan Bangunan (Subdenzibang) Kodam III/Siliwangi.

Upaya pelebaran jalan itu sudah dimulai sejak Maret lalu, dengan membongkar bangunan semi permanen tepat di depan bangunan heritage Hoefsmidschool atau Sekolah Ladam Kuda. 

Baca Juga : Sinergitas Pemkot Cimahi dan TNI Terus Ditingkatkan

Kepala Bidang Bina Marga pada DPUPR Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah mengatakan, pelebaran jalan itu dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan Baros, menyusul pelebaran jalan sudah dilakukan terlebih dahulu di depan Pusdik Armed.

"Pelebaran jalan di kedua sisi bagian dari penataan kawasan Baros. Satu jalur sudah, bagian depannya menyusul dengan harapannya tahun ini terealisasi. Mudah-mudahan sebelum lebaran sudah mulai dikerjakan," ujar Wilman saat ditemui Pemkot Cimahi, Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Selasa (23/4/2019).

Baca Juga : Kucurkan Rp 200 Juta, Jalan Depan Pusdik Armed Mulus Akhir Bulan ini

Rencana pelebaran radius tikung bakal menambah lebar jalan 2 meter dari kondisi semula, dengan total panjang jalan mencapai 45 meter yang membentang dari SPBU hingga Pos Polisi (Pospol).

Ditegaskannya, rencana pelebaran jalan itu berdasarkan hasil kajian Forum Lalu Lintas Kota Cimahi, mengingat akses jalan di sekitar Baros kerap mengalami kepadatan. Pasalnya, jalan itu merupakan salah satu akses utama bagi warga yang ingin menuju Tol Baros.

Baca Juga : PUPR Cimahi Bakal Kucurkan Rp 45 M Tahun ini, untuk apa saja?

"Diharapkan dengan pelebaran jalan bisa menambah kapasitas jalan. Sekarang biasa 1 lajur bisa jadi 2 lajur, ditambah trotoar mundur juga selebar 1 meter," jelasnya.

Untuk memperlancar rencana pelebaran jalan itu, lanjut Wilman, pihaknya juga bakal berkoordinasi dengan PLN dan Telkom. Sebab, di sana ada aset milik kedua BUMN itu yang harus dipindahkan.

"Perlu koordinasi karena di lokasi ada utilitas milik PLN dan Telkom. Mau dirapatkan Rabu ini," katanya. 

Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang mengakui pihaknya mengajukan pelebaran jalan radius tikung di segitiga Baros tersebut. Berdasarkan hasil kajian, ditetapkan bahwa jalur itu memang perlu dilebarkan.

"Kajiannya memang dari kami. Perlu adanya pelebaran radius tikung agar arus kendaraan lebih lancar," ujarnya.

Baca Lainnya