Senin, 28 Januari 2019 17:11

Isak Tangis Ibunda Melihat Anak Kembarnya Kena DBD Hingga Masuk ICU 

Reporter : Fery Bangkit 
Direktur Utama RSUD Cibabat, Trias Nugrahadi saat menengok pasien DBD di RSUD Cibabat, Jalan Amir Mahmud, Senin (28/1/2019).
Direktur Utama RSUD Cibabat, Trias Nugrahadi saat menengok pasien DBD di RSUD Cibabat, Jalan Amir Mahmud, Senin (28/1/2019). [ferybangkit]

Limawaktu.id - Rita Ningsih (41), warga Cihanjuang, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi terlihat cemas melihat kondisi anaknya, Raisya Humaira yang terbaring lemas di RSUD Cibabat.

Bocah berusia 6 tahun itu positif dinyatakan terjangkit Demam Berdarah Dangue (DBD). Ia dirawat sejak Rabu, pekan kemarin di ruang khusus (ruang tambahan) setelah mendapat rujukan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) Cimahi Utara.

Baca Juga : Cegah DBD, Budayakanlah PSN!

Sambil terisak menahan tangis karena melihat kondisi anaknya, Rita menceritakan awal mula anaknya sampai terkena gigitan nyamuk Aedes Aegypti, nyamuk penyebar virus DBD.

Saat ditemui Senin (28/1/2019) di RSUD Cibabat, Jalan Amir Mahmud, sang Ibunda menuturkan, awalnya Raisya mengalami demam tinggi sejak Senin, pekan lalu. Setelah diberikan obat, namun panasnya tak kunjung turun.

Baca Juga : DBD di KBB Meluas, Warga Minta Dinkes Proaktif Pencegahan

"Senin sore itu panas, langsung dikasih paracetamol (obat panas). Terus hari Rabu langsung dibawa ke Puskemas," tuturnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan di Puskemas, termasuk pemeriksaan darah, trombositnya mencapai 150 ribu, namun kondisinya lemah. Raisya pun langsung dilarikan ke RSUD Cibabat.

Baca Juga : Gawat! Warga Cimahi Dominasi Ruang Rawat DBD di RSUD Cibabat

"Waktu itu langsung dibawa ke UGD (Unit Gawat Darurat)," ucap Rita.

Tangis Rita pecah tat kala melihat kondisi trombosit anaknya itu semakin menurun. Sebab, memasuki hari ke-6 ia dirawat, trombositnya merosot hingga 42 ribu. Ia pun langsung dipindahkan ke ruang Intensif Care Unit (ICU) untuk dilakukan observasi.

Belum usai dengan kondisi Raisya yang menurun, Rita harus menerima kenyataan bahwa kembaran Raiya, yakni Nasya Humaira menyusul dirawat di RSUD Cibabat. Nasya sempat dibawa ke IGD hari Minggu (27/1/), namun dibawa pulang karena dianggap membaik.

"Sekarang mau dibawa lagi ke sini (RSUD) Cibabat," tandas Rita.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Cibabat, Reri Marliah menginformasikan, saat ini Raisya Humaira sudah berada di ruang ICU untuk dilakukan observasi. Mengingat kondisinya yang menurun.

"Kembarannya (Nasya Humaira) masih di posko (ruang rawat tambahan)," terangnya.

Baca Lainnya