Selasa, 7 Mei 2019 11:18

Ini Nama-nama Calon Sekda Cimahi yang Kandas dan Lolos

Reporter : Fery Bangkit 
Harjono
Harjono [ferybangkit]

Limawaktu.id - Tiga dari enam calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi kandas dalam seleksi penulisan makalah, presentasi dan wawancara yang dikemas dalam open bidding atau seleksi terbuka.

Ketiganya adalah Hella Haerani yang saat ini menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Adet Chandra Purnama sebagai Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian, dan Budi Raharja yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga.

Dikdik Suratno

Baca Juga : Selain Gugat ke PTUN, Benny juga Tuntut Sikap Tegas Kemendagri dan Gubernur Soal Penetapan Sekda Kota Bandung

Adapun tiga calon Sekda yang masih bertahan, Dikdik Suratno Nugrawahan yang saat ini menjabat Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Maria Fitriana yang menjabat Staff Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Harjono yang saat ini menjabat Kepala Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan.

Hal itu diketahui berdasarkan pengumuman Nomor 821/30-Pansel/2019 tentang Hasil Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Cimahi. Selanjutnya, para kandidat yang lolos bakal mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Baca Juga : Benny Bachtiar:Ditolak Wali Kota Bandung, Diimbau Ikut Lelang Jabatan Sekda Oleh Ajay 

"Jadwal pemeriksaan kesehatan sesuai tahapan, yaitu tanggal 8 Mei 2019," terang Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi, Ahmad Saefulloh saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Selasa (7/5/2019).

 Maria Fitriani

Setelah mengikuti pemeriksaan kesehatan, ketiga nama itu akan diserahkan kepada Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk dilakukan pengkajian. Setelah turun rekomendasi dari KASN, maka rekomendasi itu akan langsung diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga : Digugat ke PTUN Soal Penetapan Sekda, Ini Respon Wali Kota Bandung

"Kalau Sekda itu harus ada rekomendasi dari provinsi," ucap Ahmad.

Perihal pelantikan Sekda terpilihnya, lanjut dia, itu belum bisa dipastikan. Sebab, masih harus menunggu hasil dari KASN dan provinsi. Kemudian, setelah terpilih harus ada surat pelantikan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Iya diharapkan sebelum jabatan Pj Sekda berakhir, Sekda definitif sudah terpilih. Pj Sekda itu habis tanggal 22 Juni," pungkasnya.

Baca Lainnya