Kamis, 8 Februari 2018 16:04

Infrastruktur Masih Menjadi Primadona Warga Cimahi Tengah

Reporter : Bubun Munawar
Ketua LPM Kecamatan Cimahi Tengah Irfan Salim disaksikan Camat Cimahi Tengah Lili Kartiwa dan 3 Koordinator Bidang menandatangani berita acara hasil Musrenbang, Kamis (8/2/2018).
Ketua LPM Kecamatan Cimahi Tengah Irfan Salim disaksikan Camat Cimahi Tengah Lili Kartiwa dan 3 Koordinator Bidang menandatangani berita acara hasil Musrenbang, Kamis (8/2/2018). [Limawaktu]

 

Limawaktu.id - Perbaikan  atau pembangunan jalan umum serta drainase masih menjadi usulan prioritas warga Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi pada pelaksanaan pembangunan tahun 2019. Hal itu mengemuka saat digelarnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Partisipatif di Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi, pada Kamis (8/2/2018).

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Cimahi Tengah, yang juga Pelaksana Musrenbang, Irfan Salim mengungkapkan, pembangunan infrastruktur masih menjadi primadona usulan  warga Kecamatan Cimahi  Tengah Kota Cimahi dalam Musrenbang tahun ini. “Perbaikan jalan umum  jalan dan dranaise masih menjadi usulan prioritas dari 10 program yang diusulkan warga Kecamatan Cimahi tengah. Dibidang ekonomi, warga menginginkan adanya bantuan untuk para pelaku UMKM, disamping penguatan Lembaga di Kecamatan hingga RT dan RW. Warga juga menginginkan agar peningkatan pelayanan administras kependudukan lebih baik lagi,” terangnya, usai pelaksanaan Musrenbang.

Camat Cimahi Tengah Lili Kartiwa mengungkapkan, dalam Musrenbang kali ini  5 orang perwakilan masyarakat diberikan mandate untuk mengawal apa yang menjadi usulan dari peserta Musrenbang untuk diperjuangkan dan diakomodir oleh Pemerintah Kota Cimahi, saat pelaksanaan Musrenbang tingkat kota.

“Kami berharap yang diberi mandate bisa mengawal apa yang menjadi program prioritas di kecamatan Cimahi Tengah baik dibidang infrastruktur, ekonomi, social dan pemerintahan,” ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan anggota DPRD Kota Cimahi Kania Intan Puspita.  Dia mengaku sudah mengawal sejak pelaksanaan Forum Grup Diskusi (FGD). Apa yang menjadi usulan warga Cimahi tengah ini akan menjadi bahan bagi DPRD khususnya dibadan anggaran, dalam menentukan prioritas mana yang akan ditetapkan menjadi rencana kerja pemerintah kota pada 2019. “apa yang menjadi keinginan tersebut akan dijadikan pokok pikiran bagi DPRD untuk menselaraskan usulan masyarakat dengan program unggulan Wali Kota Cimahi yang baru, “ katamya.

Sementara, Pembina Wilayah Kecamatan Cimahi Tengah yang juga Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemkot Cimahi Benny Bachtiar mengatakan, Musrenbang partisipatif memberikan ruang bagi warga dalam menyampaikan usulan dan kegiatan apa yang dibutuhkan di wilayahanya. Musrenbang juga menjadi bottom up dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan. “Dengan adanya Musrenbang terjadi sinergitas antara perencanaan  secara umum di pemerintah dengan keinginan masyarakat Kota Cimahi. Melalui Musrenbang, pemerintah memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengusulkan apa yang menjadi keinginannya,” pungkas Benny.