Jumat, 21 September 2018 17:11

Hijrah Partai, Tiga Wakil Rakyat di Cimahi tak Digaji lagi

Reporter : Fery Bangkit 
Gedung DPRD Kota Cimahi.
Gedung DPRD Kota Cimahi. [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Tiga Anggota DPRD Kota Cimahi resmi berhenti sebagai wakil rakyat periode 2014-2019 lantaran mengundurkan diri.

Ketiganya ialah Nurhasan, Neng Cucu Sumiato dan Listyo Prabowo. Ketiganya harus mengundurkan diri dari keanggotaan karena memilih pindah Partai politik (parpol) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Baca Juga : Gelar Reses, Anggota DPRD Cimahi Oneng Aminah Naik Delman

Nurhasan dan Neng Cucu Sumiati berangkat lewat Partai Hanura pada Pileg 2014. Tapi, pada Pileg 2019, keduanya hijrah ke PPP. Sedangkan Lystio Prabowo maju lewat Partai Gerindra pada Pileg 2014, namun ia pindah ke Partai Hanura pada Pileg 2019.

Ketiganya telah masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) DPRD Kota Cimahi untuk periode 2019-2024. Semua hak dan kewajiban dan hak mereka sebagai Anggota DPRD Kota Cimahi pun hak otomatis ikut diberhentikan.

Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kota Cimahi, Yanuar Taufik mengatakan, ketiganya telah berhenti dan tengah dalam proses Purna Antar Waktu (PAW) sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 160/6324/OTDA tertanggal 3 Agustus 2018. 

"Sesuai edaran Kementrian Dalam Negeri, setelah ditetapkan dalam DCT maka mereka tidak lagi berstatus anggota legislatif. Terkait PAW, sedang diproses," ujarnya saat ditemui di kantor DPRD Kota Cimahi Jalan Dra. Djulaeha Karmita Kota Cimahi, Jumat 21 September 2018.

Ketentuan serupa ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota. Pada Pasal 99 ayat (3) huruf i PP Nomor 12 tahun 2018, menegaskan bahwa Anggota DPRD tersebut diberhentikan antar waktu.

"Dari pihak parpol sudah mengajukan terkait PAW," ucapnya.

Sebelum ditetapkan dalam DCT, lanjut Yanuar, para anggota dewan tersebut masih dilibatkan dalam  kegiatan dewan seperti Komisi, Badan Anggaran Panitia Khusus (Pansus) dan reses.

"Kegiatan di Panitia Khusus (Pansus) harus pengajuan oleh fraksi, mereka memang sudah tidak diajukan sejak berpindah parpol. Untuk reses yang terakhir ikut karena statusnya masih anggota dewan bukan atasnamakan parpol maupun fraksi. Setahu saya, Pak Listyo juga sudah tidak ikut reses," jelasnya.

Baca Lainnya