Kamis, 28 September 2017 14:37

Hati-Hati...Wilayah Perbatasan Cimahi Riskan Anjing Liar !

Reporter : Fery Bangkit 
Nandang Jayawiguna, Kepala UPT Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) dan Puskeswan Kota Cimahi
Nandang Jayawiguna, Kepala UPT Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) dan Puskeswan Kota Cimahi [limawaktu dok]

Limawaktu.id, - Keberadaan anjing liar di Kota Cimahi dinilai membahayakan. Sebab, jenis anjing tersebut bisa menyebarkan virus rabies.

Kepala UPT Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) dan Puskeswan Kota Cimahi, Nandang Jayawiguna mengatakan, wilayah rawan keberadaan anjing liar di Cimahi berada di perbatasan, seperti di Kelurahan Cipageran, Cimahi Utara.

“Perbatasan seperti Cipageran itu agak riskan penyakit rabies, karena banyak anjing liar,” ujarnya, saat ditemui di Area Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Kamis (28/9/2017).

Dia mengatakan, pemantauan akan terus dilakukan oleh pihaknya, agar tidak terlalu meresahkan warga Kota Cimahi. Jika kedapatan ada anjing liar yang mengigit warga, kata Nandang, pihaknya memastikan akan memusnahkan anjing tersebut.

“Anjing liar pemusnahannya kita kasih makanan beracun,” terangnya.

Untuk pencegahan virus rabies, lanjut Nandang, pihaknya menghimbau kepada warga agar melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaannya.

“Masyarakat kalau punya hewan baik unggas, seperti burung, kucing, anjing, kera supaya divaksin rabies agar aman,” imbuhnya.

Sementara khusus anjing liar, terang Nandang, biasanya pihaknya melakukan operasi anjing liar, untuk diberikan vaksin rabies.

“Kita tangkap sesuai dengan standar. Vaksinnya satu tahun hanya sekali,” terangnya. (kit)