Senin, 20 Agustus 2018 16:58

Hasil Pemeriksaan Hewan Qurban Sementara di Kota Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Sapi Qurban.
Sapi Qurban. [Fery Bangkit / Limawaktu.]

Limawaktu.id - Hingga H-2 Idul Adha 1439 Hijriyah, petugas baru memeriksa sebanyak 1.454 hewan Qurban se-Kota Cimahi. Jumlah tersebut terhitung dari 13 hingga 19 Agustus 2018.

"Data sementara Cimahi, Domba 834 ekor Sapi 620 ekor," terang Kepala Bidang Pertanian pada Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Mita Mustikasari saat dihubungi via sambungan telepon, Senin (20/8/2018).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, petugas kesehatan dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Cimahi menemukan 20 ekor sapi serta 30 ekor domba yang belum cukup umur untuk diqurbankan.

Sementara, dari segi kesehatannya, petugas menemukan dua ekor sapi yang terkena penyakit Pink Eye, dua ekor domba terkena pink eye dan dua domba terkena penyakit ORF.

Berdasarkan syarat qurban, hewan yang belum cukup umur dan terkena penyakit jelas tidak boleh untuk dijadikan hewan qurban. Ditegaskan Mita, pihaknya hanya merekomendasikan masyarakat membeli hewan qurban yang sudah diperiksa kesehatannya dengan ditandai kalung dari Pemkot Cimahi.

Sebelumnya, lanjut Mita, pihaknya memang menargetkan hewan qurban yang diperiksa mencapai 3.000 ekor. Namun, hingga H-2 Idul Adha, baru setengahnya yang terperiksa.

"Mudah-mudahan targetnya tercapai," ucap Mita.

Pemeriksaan hewan qurban sebelum disembelih menyisakan satu hari lagi, yakni tanggal 21 Agustus. Setelah hewan disembelih, maka akan ada pemeriksaan lagipada 22-23 Agustus.

Untuk memeriksa kesehatan hewan qurban, Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi mengerahkan 17 petugas.

Belasan petugas "17 petugas itu untuk 15 kelurahan. Setiap kelurahan ada petugasnya," terang Mita.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sebelum disembelih tahun sebelumnya, penyakit yang terdapat pada hewan qurban adalah pink eye, orf, enteritis dan flu. 

Sementara sesudah disembelih, ada beberapa hewan qurban yang kedapatan terinfeksi cacing hati yang memang tidak dapat terdeteksi ketika hewan masih hidup.

Baca Lainnya