Minggu, 5 Agustus 2018 15:59

Harmoni Indonesia dari Cimahi untuk Kemerdekaan RI dan Asian Games 2018

Reporter : Fery Bangkit 
'Harmoni Indonesia'  Kegiatan khusus dalam rangka menyambut Asian Games 2018 dan Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan digelar di Alun-alun Kota Cimahi, Minggu (5/8/2018).
'Harmoni Indonesia' Kegiatan khusus dalam rangka menyambut Asian Games 2018 dan Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan digelar di Alun-alun Kota Cimahi, Minggu (5/8/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id - Pemerintah Kota menggagas 'Harmoni Indonesia'. Kegiatan khusus dalam rangka menyambut Asian Games 2018 dan Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan digelar di Alun-alun Kota Cimahi, Minggu (5/8/2018).

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna mengatakan, kegiatan tersebut digelar di 49 Kota yang intinya untuk mengingatkan pentingnya arti kesatuan khususnya untuk para pemuda pemudi di Indonesia.

"Khususnya di Kota Cimahi, intoleransi jangan sampai terpecah. Tujuannya untuk menciptakan kesatuan dan persatuan karena NKRI harga mati. Sekaligus untuk mensukseskan Asian Games 2018," ujarnya saat ditemui di Alun-alun Cimahi, Minggu (5/8/2018).

Menurutnya, pemerintah dan masyarakat sudah seharusnya untuk meramaikan dan mengsukseskan Asian Games, serta diharapkan para atlet Indonesia bisa mencapai target yang telah ditentukan.

Ajay mengatakan untuk meramaikan Asian Games itu pihaknya sudah menyediakan tempat wisata haritage, sehingga masyarakat pun dihimbau untuk turut meramikannya.

"Karena Indonesia dipercaya jadi tuan rumah jadi harus disyukuri. Minimal masyarakat mendoakan atlet yang bertanding," katanya.

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan pengamanan baik untuk perayaan HUT RI maupun perhelatan Asian Games 2018.

"Itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Senada dengan yang disampaikan pak Wali  Kota bahwa esensi dari kegiatan ini untuk menanamkan kesatuan dan persatuan," katanya.

Khusus di Kota Cimahi, kata Rusdy, karena keberagamannya cukup banyak sehingga momen tersebut memang tepat untuk merapatkan barisan dan mengutamakan kesatuan dan persatuan bangsa.

Sementara untuk pengamanan balap sepeda yang digelar di perbatasan Subang dan Kabupaten Bandung Barat (KBB), pihaknya sudah menyiapkan pengamanan di setiap penginapan untuk official, satu diantaranya di Gunung Putri.

"Posko sudah kami dirikan. Rencananya kami akan melibatkan steakholder pemerintah daerah dengan TNI baik dipenginapan maupun di jalur," katanya.

Sedangkan untuk rekayasa arus lalulintas, lanjut Rusdy hingga saat ini belum diberlakukan lantaran masih kondusif, tetapi jika diperlukan pihaknya akan langsung melaksanakan.

"Sejauh ini pantauan kami masih aman dan lancar. Mungkin belum diperlukan untuk pengalihan arus lalulintas," kata Rusdy.

Baca Lainnya