Minggu, 21 Januari 2018 15:10

Guru di Cimahi Wajib Absen Pakai Fingerprint

Reporter : Fery Bangkit 
Dikdik S Nugrahawan, Kepala Disdik Kota Cimahi
Dikdik S Nugrahawan, Kepala Disdik Kota Cimahi [limawaktu]

Limawaktu.id, - Sebanyak 1.209 Aparatur Sipil Negara (ASN) khusus guru di Kota cimahi wajib melakukan absensi sidik jari atau fingerprint tahun 2018.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan mengatakan, penggunaan fingerrprint dimaksudkan untuk meningkatkan kedisiplinan para guru di Kota Cimahi.

"Absensi dengan sistem sidik mulai berlaku 2018, niatnya meningkatkan disiplin guru," ujarnya, Minggu (21/1/2018).

Absensi para guru berlaku sejak pukul 07.00 hingga pukul 15.00 WIB. "Patokan kehadiran guru di sekolah minimal 37,5 jam tatap muka, sedangkan pemenuhan syarat sertifikasi mininal 24 jam mengajar per minggu," kata Dikdik.

Dikatakannya, penerapa absensi menggunakan fingerrprint akan diujicobakan dalam sebulan ini. Kebijakan tersebut diklaimnya disambut baik para guru.

"Semua sekolah sudah kita pasang alat absen, pada dasarnya sekolah menyambut dengan baik. Mereka senang guru bisa berkumpul," tuturnya.

Terkait sanksi, lanjut Dikdik, menyatakan belum ada aturan yang mengikat karena masih dalam tahap uji coba. Ke depan, dimungkinkan juga untuk ada pemotongan Tunjangann Kinerja Daerah (TKD).

"Untuk guru secara aturan mestinya sama dengan ASN," pungkasnya.

Baca Lainnya