Senin, 28 Januari 2019 10:41

Gawat! Warga Cimahi Dominasi Ruang Rawat DBD di RSUD Cibabat

Reporter : Fery Bangkit 
Direktur Utama RSUD Cibabat, Trias Nugrahadi saat menengok pasien DBD di RSUD Cibabat, Jalan Amir Mahmud, Senin (28/1/2019).
Direktur Utama RSUD Cibabat, Trias Nugrahadi saat menengok pasien DBD di RSUD Cibabat, Jalan Amir Mahmud, Senin (28/1/2019). [ferybangkit]

Limawaktu.id - Jumlah pasien">pasien Demam Berdarah Dangue (DBD">DBD) yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat didominasi warga Kota Cimahi.

Dari 82 pasien yang dirawat, jumlah pasien warga Cimahi mencapai 46 orang. Rinciannya, 24 pasien anak-anak dan 22 pasien dewasanya. Disusul pasien asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) sebanyak 26 orang, rinciannya anak-anak 8 pasien dan dewasa 18 orang.

Baca Juga : Hati-hati!25% Jentik Nyamuk DBD Bisa Tumbuh pada Dispenser dan Talang Air di Rumah

"Dari Kota Bandung 5 orang, Kabupaten Bandung 5 orang," terang Direktur Utama RSUD Cibabat, Trias Nugrahadi saat ditemui di RSUD Cibabat, Jalan Amir Mahmud, Senin (28/1/2019).

Ada perubahan dari jumlah pasien DBD yang dirawat. Jika sebelumnya didominasi pasien asal KBB, namun sekarang lebih banyak pasien yang berasal dari Kota Cimahi.

Baca Juga : Cegah DBD, Budayakanlah PSN!

"Pasien hari ini ada kenaikan. Sekarang komposisinya Cimahi meningkat. Dulu rata2-rata 30, sekarang 46 pasien," ujar Trias.

Untuk itu, ia mengimbau seluruh stakeholder dari mulai masyarakat, RT, RW, kader hingga Dinas Kesehatan setempat untuk memutus rantai penyebaran DBD sejak dari rumah. Salah satunya dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN">PSN).

Baca Lainnya