Bupati Garut Rudy Gunawan mencoba alat PCR untuk Test Swab Pasien Covid-19.
Bupati Garut Rudy Gunawan mencoba alat PCR untuk Test Swab Pasien Covid-19. [Net]
News

Garut Datangkan Alat PCR Langsung dari Amerika Serikat

Kab.Garut - Pemerintah kabupaten Garut kini sudah memiliki laboratorium polymerase chain reaction (PCR) diperuntukan untuk memeriksa hasil sample swab pasien yang terindikasi covid-19 yang didatangkan langsung dari Amerika dalam upaya percepatan pencegahan dan penanggulangan virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19.

Menurut Bupati Garut Rudy Gunawan, dengan beroperasinya alat ini, Pemkab Garut tidak perlu menunggu lama hasil sample Swab yang biasanya dilakukan di Bandung atau Jakarta.

"Dengan dioperasikannya Labolatorium PCR ini, agar memudahkan tim medis menguji hasil swab pasien dengan cepat. Selama ini hasil sample swab harus dikirim ke Bandung atau Jakarta dengan jangka waktu satu atau dua minggu untuk menentukan hasil Positif atau Negatif Covid-19. Saat hasil swab keluar, pasien sudah meninggal dunia," ujar Bupati.

Ditambahkan Rudy, dengan adanya alat ini pula, bagi kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang melaksanakan test PCR tidak dikenakan biaya.

Pemkab Garut telah menyediakan anggaran untuk pemeriksaan test Swab yang terbilang cukup lumayan mahal untuk sekali Test PCR atau Swab.

”Sekali Swab itu bisa menghabiskan anggaran Rp. 700 Ribu, namun Pemkab Garut telah menganggarkan bagi masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19, maka seluruh biayanya kami gratiskan,” tuturnya.

Dikatakannya, beroperasinya labolatorium PCR ditandai dengan pemeriksaan sample Swab dirinya, beserta 16 orang yang telah siap untuk di Swab di Rumah sakit ini.

”Diperkirakan hasilnya sekitar 4 jam sudah bisa terlihat, dan kapasitas pelaksanaan Sample Swab perhari 30 Sample, nanti akan kita tambah lagi alatnya,” tutur Bupati Rudy Gunawan.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Slamet Garut Husodo mengatakan, pelayanan labolatorium PCR yang baru saja diresmikan operasionalnya oleh Bupati Garut diutamakan untuk melayani kasus ODP dan PDP yang ada di kabupaten Garut, untuk pelayanan Umum masih dalam tahap evaluasi.

”Hal lain bahwa sesuai dengan tenaga medis dan alat yang ada, kami melayani 30 sample PCR setiap harinya, namun kami telah mengusulkan kepada Pemkab untuk menambah satu mesin lagi guna pelayanan maksimal bagi kebutuhan percepatan pencegahan Covid-19 di kabupaten Garut,” pintanya. 

 

Baca Lainnya