Senin, 18 Februari 2019 14:58

Gali Potensi di Selatan, Aa Umbara Bicara Sapi Perah Hingga Pusat Keramaian

Reporter : Fery Bangkit 
Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna.
Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna menilai, tanah di wilayah selatan seperti Gununghalu sangat cocok untuk budidaya peternakan sapi perah. 

"Seperti halnya di Lembang, tanah di Gununghalu dianggap cocok buat peternakan sapi perah, karena berada pada ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut," kata Aa Umbara, Senin (18/2/2019).

Baca Juga : Hmm...Netizen Nyinyir Unggahan Hengky Kurniawan Soal ini  

Untuk itu, kata dia, Pemkab Bandung Barat berencana mendorong masyarakat di wilayah selatan untuk beralih ke peternakan sapi perah. Apalagi, menurut dia, di Gununghalu terdapat lahan perkebunan seluas 2.000 hektare, tapi yang efektif cuma 570 hektare. Untuk merealisasikan rencana itu, Aa Umbara mengaku akan bernegosiasi dengan PTPN VIII dan PT Ultrajaya Milk Industry.

"Kalau sapi perah itu bisa masuk ke sana, itu akan dialokasikan untuk masyarakat miskin biar jadi sejahtera. Nanti bisa dibuat MoU antara pemerintah daerah dengan Ultra. Jadi, sebetulnya sangat memungkinkan untuk mengubah Gununghalu dalam tiga tahun ke depan, sehingga bisa menghasilkan pendapatan asli daerah," jelasnya.

Baca Juga : Bupati dan Wakil Bupati KBB Dinilai 'Akur' Lecehkan DPRD KBB

Selain peternakan sapi perah, lanjut Aa Umbara, pihaknya juga berencana membangun pusat keramaian di Gununghalu dengan memanfaatkan tanah desa seluas 5 hektare.

Menurut dia, rencana tersebut lahir dari hasil silaturahmi selama dua hari dengan sejumlah tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan di wilayah selatan. "Lahan seluas 5 hektare itu nanti ditujukan buat memfokuskan tempat pelayanan pemerintahan di sana, lapangan olahraga juga di sana," ujarnya. 

Baca Juga : 20% Acuhkan Pegawai Pegawai Pemkab Bandung Barat Acuhkan Surat Edaran Bupati, Soal Apa?

Selain memindahkan kantor kecamatan, lanjut dia, di lahan 5 hektare di Desa/Kecamatan Gununghalu itu pun bakal dibangun alun-alun atau Ruang Terbuka Hijau, puskesmas dan pasar. Pusat keramaian dan pusat pelayanan pemerintahan, kata dia, akan dibuat dalam satu titik. 

"Tahun ini akan dimulai diolah, dikerjakan, karena puskesmas akan dibangun tahun ini. Tahun depan kantor kecamatan dengan yang lainnya. Mudah-mudahan sampai tahun 2021 bisa beres, karena memang tanahnya milik kami," bebernya.

Baca Lainnya