Kamis, 4 April 2019 15:42

Gaji ASN Naik 5 Persen, Berapa Duit yang Harus Dikeluarkan Pemkot Cimahi Setiap Bulan?

Reporter : Fery Bangkit 
Aparatur Sipil Negara (ASN) Cimahi.
Aparatur Sipil Negara (ASN) Cimahi. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Cimahi semaki sumringah bulan ini. Sebab, abdi negara itu menerima kenaikan gaji pokok sebesar 5 persen dari gaji pokok sesuai aturan yang telah ditetapkan Kementerian Keuangan (Kemkeu) RI.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cimahi, Achmad Nuryana, mengatakan, kenaikan gaji 5 persen dari gaji pokok ASN tersebut telah diterima sejak 1 April 2019. Namun, kebijakan kenaikannya 5 persen berlaku untuk bulan Januari dan Februari.

"Jadi ketika ada aturan pemerintah pusat terkait harus membayar kenaikan gaji 5 persen kami sudah siapkan dan itu sudah cair, rapel sama Januari dan Februari" ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Cimahi, Kamis (4/4/2019).

Besarannya, kata Ahmad, komposisi kenaikan gaji yang diterima ASN itu berbeda-beda tergantung golongan, tunjangan dan gaji pokok dari masing-masing ASN tersebut.

"Itu diusulkan oleh masing-masing SKPD, kita sudah ada sistemnya dan sistem yang kita gunakan disini sistem gaji taspen," jelasnya.

Ia mengatakan, pembayaran rapelan kenaikan gaji untuk 4000 lebih ASN yang ada di Pemkot Cimahi tersebut menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) dengan jumlah sebesar Rp 22,9 miliar.

"Dari awal saat kita belanja tidak langsung meminta kepada SKPD untuk menyediakan acres (cadangan gaji pegawai) 2,5 persen untuk kenaikan pangkat, kenaikan tunjangan berkala termasuk kenaikan gaji," tandasnya.

Baca Lainnya