Kamis, 31 Maret 2022 15:26

Fun dan Silaturahmi di Komunitas SWAS

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Meski mayoritas sudah memasuki usia senja, namun tak menjadi halangan bagi anggota Komunitas SWAS (Sing With Ari Suwignyo) untuk tetap menyalurkan hobimya dalam tarik urat leher. Buktinya, puluhan pria dan wanita yang tergabung di Komunitas SWAS, masih tetap eksis dan bersemangat menyalurkan hobinya tersebut.

Pada Rabu (30/3/2022) malam, komunitas ini menggelar Hari jadi pertamanya di Pandiga Educreation and Sport Jalan Sirnarasa,Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi.

Penggagas SWAS yang juga musisi asal Cimahi Ari Suwignyo mengatakan, komunitas SWAS ini awalnya terinspirasi saat terjadinya Pandemi Covid-19, untuk kembali membangkitkan aktivitas bernyanyi, dan ‘menghangatkan’ kembali sarana yang ada di Pandiga Educreation and Sport.

“Pandiga memiliki sarana yang bisa digunakan untuk melakukan aktivitas komunitas ini berlatih bernyanyi, itu awalnya kami membentuk SWAS,” katanya.

Saat mendapat sambutan dari beberapa orang yang hobi bernyanyi kegiatan pun dilaksanakan, namun dia tak mengharuskan berapa jumlah yang akan berlatih dan berapa kali latihan dilakukan.

“Mau latihan enam bulan sekali, dua bulan sekali atau kapanpun saya tak menentukannya, bahkan pernah tak ada seorangpun yang datang,” jelasnya.

Yang terpenting, kata dia SWAS bisa hadir ditengah pegiat musik  khusunya  tarik suara untuk melakukan seilaturahmi.

“Yang terpenting di SWAS adalah Fun dan Silaturahmi,” bebernya.

Kepala Disbudparpora Kota Cimahi Budi Raharja yang hadir di Peringatan Hari Jadi Pertama SWAS mengapresiasi kegiatan yang dilakukan komunitas SWAS, karena komunitas ini bisa menyalurkan hobi bermusik anggotanya.

“Para anggota yang hobi bernyanyi dapat dipertahankan karena selain menyalurkan bakat dengan bernyanyi juga hati menjadi fun,” ungkapnya.

Komunitas ini merupakan aktivitas yang positif untuk menjadi sarana bagi mereka yang hobi bernyanyi untuk mengekpresikan kemampuannya dibidang tarik suara.

“Kami dari pemerintah kota sangat mendukung terbentuknya komunitas-komunitas seperti ini,” paparnya.

Sementara, Owner Pandiga Educreation and Spot Toni Saptono menerangkan, dirinya diminta penggagas SWAS Ari Suwignyo untuk memfesilitasi kegiatan komunitas ini, karena menginginkan tempat yang dikelolanya lebih bermanfaat. Keberadaan SWAS ini merupakan hal yang baik karena bisa menyalurkan potensi bernyanyi angggotanya meskipun bukan bertujuan yang mengarah profesional.

“Saya menyambut baik adanya SWAS dan akan terus memberikan dukungan,” pungkasnya.   

Baca Lainnya