Senin, 8 Oktober 2018 11:34

FPI Demo Pengadilan Negeri Bandung

Reporter : Fery Bangkit 
Massa Front Pembela Islam (FPI) berunjukrasa di halaman Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Bandung Senin (8/10).
Massa Front Pembela Islam (FPI) berunjukrasa di halaman Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Bandung Senin (8/10). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Bandung Massa Front Pembela Islam (FPI) berunjukrasa di halaman Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Bandung Senin (8/10). Pada kesempatan yang sama, digelar sidang pra peradilan surat penghentian penyidikan perkara (SP3) Rizieq Shihab yang dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri.

Pantauan , massa menggunakan pakaian putih-putih berorasi d‎i halaman pengadilan. Sidang digelar di ruang sidang satu. Ruangan sidang juga dipenuhi sebagian anggota FPI. 

Seperti diketahui, kasus ini bermula saat Rizieq Shihab dituduh menodai Pancasila dalam sebuah ceramahnya. Putri Presiden RI Pertama‎ Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri lantas melaporkan kasus tersebut ke Polda Jabar. Namun, pada Februari 2018, Polda Jabar mengeluarkan SP3 kasus ini. 

Penasehat hukum Sukmawati, Petrus Selestinus menjelaskan pihaknya mengajukan praperadilan terhadap SP3 kasus itu karena terdapat sejumlah kejanggalan.

"Saat Polda Jabar mengeluarkan SP3, status tersangka Rizieq Shihab sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Bandung," ujar Petrus. 

Sehingga, kata dia, untuk memutuskan apakah kasus itu dihentikan atau tidak seharusnya bukan pihak kepolisian. Seharusnya, berkas kasus itu dilimpahken ke Pangadilan Negeri Bandung.

"Artinya posisi saat itu status tersangka Rizieq Shihab secara formul sah karena sudah didukung dua alat bukti. Jadi tidak boleh di SP3," katanya. 

Dalam sidang ini, hadir tim kuasa hukum Sukmawati. Namun, termohon dari Polda Jabar tidak hadir.

Baca Lainnya