Rabu, 24 Oktober 2018 16:34

Festival Animasi di Cimahi Fokuskan pada Transaksi Bisnis

Reporter : Fery Bangkit 
Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi, Meity Mustika (kiri) yang didampingi Kepala Bidan Penanaman Modal, Nila Lies Setiawati (kanan)
Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi, Meity Mustika (kiri) yang didampingi Kepala Bidan Penanaman Modal, Nila Lies Setiawati (kanan) [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Baros International Animation Festival (BIAF) tahun ini akan lebih memprioritaskan pada pencapaian kesepakatan bisnis antara investor dengan animasi lokal Cimahi.

Rencananya, festival animasi itu akan digelar 26-28 Oktober mendatang di Gedung Technopark Cimahi, Jalan Raya Baros, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Khusus pelaksanaan BIAF tahun ini, kata Meity, memang disesuaikan dengan Hari Sumpah Pemuda yang akan jatuh pada 28 Oktober. Alasannya, mayoritas pegiat usaha animasi adalah anak muda.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi, Meity Mustika yang didampingi Kepala Bidan Penanaman Modal, Nila Lies Setiawati mengatakan, gelaran BIAF tahun ini merupakan keenam dilaksanakan oleh pemerintah kota bekerja sama dengan sejumlah pihak.

"Secara umum hampir sama tapi untuk tahun ini bener-bener harus terjadi MoU antara investor sama pelaku usaha," katanya saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Rabu (24/10/2018).

Perbedaan festival animasi di Kota Cimahi tahun ini, lanjutnya, terlihat juga dari segi narasumber. Dimana, jika tahun sebelumnya kerap ada belasan narasumber mancanegara yang hadir, namun untuk tahun ini hanya ada empat narasumber asing yang dihadirkan.

Pihaknya akan memberikan porsi lebih kepada pelaku animasi lokal untuk menjadi narasumber. "Tahun ini narasumber lebih ke dalam negeri. Ada 15 narasumber lokal. Kalau dari luar ada empat, dari Malayasia, Singapura, Prancis dan New Zeland," terangnya.

Selain pelaku animasi lokal, pihak pelaksana juga sudah menyiapkan 70 tentant untuk para pelaku usaha lokal Kota Cimahi.

Meity menegaskan, BIAF merupakan ikon Kota Cimahi. Untuk itu, agenda tahunan ini harus berjalan sesuai yang direncanakan dan pada praktiknya akan melibatkan sejumlah pihak terutama komunitas animasi yang memang telah mengharumkan nama kota.

Terlebih lagi, kata dia, Kota Cimahi ini sudah dikenal sebagai salah satu kota animasi. Diharapkan dengan semakin majunya usaha animasi, salah satunya lewat BIAF, bisa menular juga terhadap industri lainnya.

"Branding Kota Cimahi ini sebagai kota animasi. Kita memajukan animasi, diharapkan animasi maju, yang lain bisa ikut maju," tegasnya.

Selain temu bisnis, akan diisi pula kegiatan talent day pada hari berikutnya. Sedangkan hari terakhir kemungkinan akan digelar lomba cosplay. Secara umum, acara tiga hari BIAF itu antara lain diisi dengan kegiatan yang mengedukasi para pelaku animasi.

Baca Lainnya