Senin, 15 Januari 2018 9:54

Fatayat Mesti Menjadi Saluran Informasi untuk Ema-Ema Zaman Now

Ditulis Oleh Yulie Kusnawati
Anggota DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal Berfoto bersama peserta Pelatihan Dasar Sekaligus Pelantikan Pengurus  Fatayat Kecamatan Arjasari
Anggota DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal Berfoto bersama peserta Pelatihan Dasar Sekaligus Pelantikan Pengurus Fatayat Kecamatan Arjasari [Limawaktu]

Limawaktu.id - Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Cucun Ahmad Syamsurijal mendorong kader Fatayat untuk melakukan gerakan sosial untuk membantu masyarakat dengan membentuk Kelompok Wanita Tani (KWT), di Desa Cikole Kecamatan Arjasari kabupaten Bandung (14/01).

"Saya berharap Fatayat menjadi garda terdepan badan otonom di kabupaten Bandung. Bahkan Cucun berharap menjadi field project untuk nasional," kata H. Cucun saat memberikan materi.

H. Cucun menjelaskan, banyaknya hal yang bisa dilakukan salah satunya menjadi mediator untuk masyarakat. "Fatayat mesti menjadi saluran informasi untuk Ema-ema zaman now. Maka LKD ini harus mempunyai rencana tindak lanjut." jelasnya.

Lebih lanjut H. Cucun pun menerangkan, bahwa Fatayat mesti memiliki peran di tengah masyarakat. Padahal, lanjut Haji Cucun, pada zaman dulu pola komunikasi dan arus informasi itu bisa dimanajemen. "Fatayat harus bermanfaat untuk Ummat.  Misalnya Fatayat bisa mengurus warga yang sakit," terangnya.

Menurutnya, Fatayat bisa menjadi agent sosialisasi hidup sehat. Ia mencontohkan dalam komisi IV DPR RI untuk membentuk rumah tangga organik. "Fatayat buatlah kelompok wanita tani. Daftar ke desa sekaligus untuk legalisasi." paparnya.

Kegiatan tersebut hampir 215 peserta menghadiri acara tersebut. Latihan Kader Dasar tingkat 2 ini sekaligus pelantikan Pengurus  Fatayat Kecamatan Arjasari. Sedangkan peserta dari  empat kecamatan Yaitu Ciparay, Pacet, Arjasari dan Kertasari. (lie)