Jumat, 4 Januari 2019 16:19

Fasilitas Kebencanaan Minim, Butuh ini dan itu!

Reporter : Fery Bangkit 
Satu unit mobil rescue milik BPBD Kota Cimahi.
Satu unit mobil rescue milik BPBD Kota Cimahi. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi mengeluhkan minimnya fasilitas untuk penanganan bencana di Kota Cimahi. Terutama armada untuk mobilisasi kebencanaan.

Kepala BPBD Kota Cimahi, Dani Bastiani mengungkapkan, saat ini pihaknya baru memiliki satu unit mobil fungsi rescue, dua mobil operasional kantor, dan dua unit motor untuk mobilisasi. Kebutuhan lainnya yang mendesak harus dipenuhi ialah mobil bak terbuka untuk mengangkut logistik kebencanaan apabila terjadi sebuah bencana di Kota Cimahi, seperti banjir dan tanah longsor.

Baca Juga : Allhamdulilah, Stok Logistik Bencana di Cimahi Aman Hingga Akhir Tahun

"Kita sudah mengajukan ke pusat untuk mobil bak terbuka, karena sangat urgent kebutuhannya. Motor juga mesti ditambah lagi. Selama ini kan menggunakan motor pribadi personel BPBD kalau mobile," kata Dani, saat ditemui di kantor BPBD Kota Cimahi, Jalan Cihanjuang, Jum'at (4/1/2019).

Selain kendaraan bak terbuka, pihaknya juga membutuhkan perahu karet. Perahu karet itu penting untuk penanganan jika terjadi banjir di wilayah Melong, Cimahi Selatan.

"Kita butuh juga perahu karet, karena kondisi banjir di selatan cukup memprihatinkan. Perahu itu juga bisa untuk membantu wilayah lain yang butuh backup dari kita. Saat ini kita hanya punya (dua) kano," jelasnya.

Untuk mengakali kekurangan armada tersebut, pihaknya mengandalkan bantuan dari SKPD lain di Pemkot Cimahi, termasuk PMI, Tagana, dan Pemadam Kebakaran.
"Ada rasio komunikasi yang kita lakukan untuk menambal kekurangan. Karena penanganan bencana itu tidak bisa parsial, mesti terintegrasi," tandasnya.

Baca Lainnya