Jumat, 16 Agustus 2019 15:27

Erupsi Berkepanjangan, Sejumlah Objek Wisata di Dekat Tangkuban Parahu Aman Dikunjungi

Reporter : Fery Bangkit 
Objek Wisata di Dekat Tangkuban Parahu
Objek Wisata di Dekat Tangkuban Parahu [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Sejumlah objek wisata yang berdekatan dengan Gunung Tangkuban Parahu masih aman dikunjungi meski gunung tersebut masih aktif erupsi.

Tempat wisata yang berada di lahan Perhutani itu diantaranya, Terminal Wisata Grafika Cikole,Orchid Forest, Wisata Hutan Pinus Pal 16, dan Cikole Jayagiri Resort yang memang lokasinya tak jauh dari Gunung Tangkuban parahu.

Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Komarudin, mengatakan, hingga saat ini tempat wisata yang berada di lahan Perhutani itu masih tetap buka meskipun status Gunung Tangkuban parahu Level II Waspada.

"Tempat wisata yang ada di lahan kami masih tetap buka karena jaraknya 5 kilometer, rekomendasi jarak aman kan masih 1,5 kilometer," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (16/8/2019).

Komarudin mengatakan, alasan masih membuka tempat wisata tersebut karena selain jaraknya masih aman, pihaknya juga harus memikirkan masyarakat banyak, khususnya untuk menjaga perekonomian pengelola agar tetap berjalan.

"Tapi kami akan tetap mengikuti rekomendasi dari PVMBG, kalau kata mereka harus tutup, ya kita akan ikuti demi keselamatan pengunjung," katanya.

Atas hal tersebut, pihaknya juga rutin memberikan informasi terbaru kepada para pengunjung terkait kondisi Gunung Tangkuban parahu agar mereka merasa tenang ketika berkunjung ke tempat wisata tersebut.

"Kita memberikan informasi apa adanya karena banyak pengunjung yang menanyakan kondisi Gunung Tangkuban parahu, termasuk menyampaikan informasi dari PVMBG," ujar Komarudin.

Selain itu, lanjut Komarudin, sejumlah wisata tersebut dipastikan tidak terpapar abu vulkanik dari Gunung Tangkubanparahu yang hingga saat ini masih erupsi.

Berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) jarak aman saat ini, radius 1,5 kilometer dari dasar Kawah Ratu yang masih mengeluarkan asap putih dengan ketinggian 200 meter. "Betul hingga saat ini kalau abu vulkanik tidak sampai ke tempat wisata yang berada di lahan Perhutani," ujarnya.

Hal tersebut, kata dia, karena sejauh ini arah angin sering berhembus ke arah Selatan atau ke arah sekitar Pegunungan Burangrang, sehingga abu vulkanik pun menyebar berdasarkan arah angin tersebut."Jadi tempat wisata yang ada di lahan kami hingga saat ini masih tetap buka dan tetap aman untuk dikunjungi wisatawan," ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya akan tetap melakukan antisipasi hal yang tidak diingkinkan untuk para pengunjung dengan cara memberikan informasi terkait jalur evakuasi."Mereka juga harus siap dievakusi dan kami menjelaskan jalur evakuasi yang ada disana. Tapi sejauh ini disini tetap masih aman," pungkasnya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer