Minggu, 24 Desember 2017 19:28

Enam Korban Tenggelam di Cirata Belum Ditemukan

Tim SAR Gabungan menurunkan peralatan ROV melakukan pencarian korban tenggelam di Danau Cirata.
Tim SAR Gabungan menurunkan peralatan ROV melakukan pencarian korban tenggelam di Danau Cirata. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Puluhan Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian enam Korban yang Tenggelam di Danau Cirata Kabupaten Purwakarta, sejak Kamis (21/12/2017). Pasalnya hingga saat ini puluhan Tim gabungan Belum membuahkan hasil.

Kepala Basarnas Jawa Barat, S. Riyadi mengungkapkan, pihaknya terus berupaya melakukan pencarian keenam korban tersebut. "Sejak awal para korban tenggelam, segala macam upaya dilakukan, dari pencarian menggunakan bargas, Menyelam dan saat ini kami menurunkan peralatan ROV," kata Riyadi saat memberikan keterangangannya, Minggu (24/12).

Dia pun menjelaskan, ROV tersebut yaitu, Remotely Operated Vehicle yang merupakan robot bawah air yang dapat bermanuver, dioperasikan oleh seseorang di atas kapal/ LCR.

"Sebuah ROV menerima energi dan informasi perubahan dengan panel kontrol yang terletak di permukaan melalui kabel pusat," jelasnya.

Menurutnya, Rov Basarnas dibuat di Amerika di lengkapi kamera depan dan belakang serta side cam cammera kanan dan kiri untuk penerangan di lengkapi lampu led 2200 lumen, untuk membantu disaat visibility kurang baik. Selain itu, katanya, ROV memiliki robotic handle dan bisa operasikan oleh operator, untuk pencarian.

"Rov di lengkapi sonar dan metal detector dengan metode circle bisa radius pencarian 60 meter dengan maksimal kedalaman 200 meter, untuk melihat anomali dibawah air apabila di lihat ada tanda2 objek," terangnya.

Lebih lanjut Riyadi memaparkan, sebelumnya peralatan ini pernah digunakan dalam oeperasi Air Asia Q78501. "Besar harapan kita semua dapat menemukan semua korban yang tenggelam di Waduk Cirata," terangnya.

Sebelumnya, Akibat Perahu Bargas bermesin tempel bocor, menyebabkan 21 orang tenggelam di Waduk Cirata kawasan blok  Nusa Desa Tegaldatar Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta, Kamis (21/12) sekitar pukul 14.00 WIB. Sehingga saat ini, korban yang dapat diselamatkan sebanyak 15 orang yakni, Dana 13, Ceceng 40, Ras 40, Sifa 7, Rehan 4, Sofi 5, Sifa 7, Ipih 40, Agung 12, Dana (Nahkoda), Elis 36, Iis 8, Bakri 25, Misbah 12, dan Nandang 16.

Sedangkan enam orang yang masih dalam pencarian, yakni, Cicah 60, Dadang 60, Dudun 8, Siti Nurhasanah 10, Iat 6 dan Rus 50, masing-masing korban tersebut warga Kampung Rawabaru Rt 012 Rw 003 Desa Sinargalih Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta.

Perahu bargas tersebut ditumpangi para petani yang baru pulang berkebun menuju rumahnya, para korban yang selamat sudah di bawa ke rumah sakit terdekat, namun sekarang sudah di rumahnya masing-masing. Tetapi ada satu korban yang bernama Elis masih di Rumah sakit Bayu Asih. (lie)

Baca Lainnya