Jumat, 14 September 2018 13:26

Empat Wilayah Kumuh di Kelurahan Utama Akan Ditata dengan Kotaku 

Reporter : Fery Bangkit 

Limawaktu.id - Persoalan dranaise, air bersih dan persampahan  di Kelurahan Utama menjadi fokus penanganan yang dilakukan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Sejahtera Abadi Kelurahan Utama Kecamatan Cimahi Selatan.

Koordinator BKM SEjahtera Abadi Syamsuidin mengungkapkan, kondisi Kelurahan Utama yang sebagian besar merupakan wilayah industri kepadatan penduduk menjadi persoalan muncuolnya wilayah kumuh di Kelurahan Utama.

"Ada empat RW yang masuk dalam kategori wilayah kumuh di kelurahan Utama yang harus kami tangani mulai dari persoalan drainase, kebutuhan  air bersih dan persampahan akan kami lakukan untuk menagani masalah kekumuhan di empat RW tersebut," ungkapnya.

Dikatakan Syamsudin, selain akan dibuatkan sarana air bersih untuk kebutuhan warga, pihaknya juga akan mengadakan sarana angkutan sampah untuk warga setempat.

"Di RW 05 kebutuhan akan motor sampah menjadi mendesak karena tidak adanya tempat pembuangan sampah sementara, sehingga bisa digunakan mengangkut sampah ke tempat penampungan yang tak terlalu jauh," katanya.

Sementara itu Kepala Kelurahan Utama Neneng Masroah mengatakan, persoalan kepadatan penduduk dan polusi serta persampahan dan sanitasi lingkungan menjadi konsekwensi dari Kelurtahan Utama sebagai daerah industri di Kota Cimahi.

Sebagai daerah industri penambahan penduduk yang terjadi akibat urbanisasi juga mengakibatkan terjadinya wilayah kumuh di Kelurahan Utama, karenanya untuk menghindari terjadinya penambahan wilayah kumuh, masyarakat diajak untuk merubah pola pikir agar bisa memelihara lingkungan sekitarnya.

"Bangkitan ekonomi akibat banyaknya indsutri harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga agar lingkungan tetap terjaga. Masyarakat harus secara bersama memiliki kebiasaan untuk tetap berperilaku hidup bersih dan sehat, " pungkasnya.

Baca Lainnya