Senin, 23 Mei 2022 21:10

Dua Ribu Lulusan SD Kota Cimahi Tidak Tertampung di SMP Negeri

Reporter : Bubun Munawar
Hardjono, Kepala Disdik Kota Cimahi
Hardjono, Kepala Disdik Kota Cimahi [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Hardjono mengungkapkan, belum seluruh lulusan Sekolah Dasar di Cimahi tertampung di SMP Negeri saat Penerimaan Peserat Didik Baru (PPDB), sehingga mereka yang tidak tertampung di sekolah negeri terpaksa harus masuk ke SMP Swasta.

“Dari sekitar 7. 000 lulusan SD tahun ini, diperkirakan yang bisa tertampung di SMP negeri hanya  sekitar 5.000 an saja, sehingga yang 2000 lulusan terpaksa harus memilih sekolah swasta,” terangnya, kepada Limawaktu.id, Senin (23/5/2022).

Dia menyebutkan,  di Kota Cimahi hanya ada 16 SMP Negeri yang menerima lulusan SD sisanya sekitar 24 SMP swasta. Pihaknya memberikan toleransi kepada SMP Swasta untuk lebih dahulu melakukan penerimaan siswa baru, sebelum PPDB di SMP negeri dilakukan.

Namun, kata dia, banyak diantara orang tua yang memaksakan dirinya untuk mendaftarkan diri ke sekolah yang dinilai favorit walaupun secara zonasi tidak memenuhi persyaratan. Padajal seharusnya para orang tua harus mengukur soal kemampuan anaknya serta soal biaya yang harus dikeluarkan setiap hari anak-anaknya.

“Misalkan ada anak yang dari Citeureup tapi memaksakan diri mendaftar ke SMPN 8 Cimahi di Leuwigajah, jelas itu sudah tidak memenuhi syarat zonasi,” jelasnya.

Dikatakan Hardjono, pihaknya sudah menerima aspirasi dari pengelola SMP Swasta, karea sekolah swasta kekurangan murid, apalagi saat Pandemi Covid 19 banyak orang tua siswa yang mendaftarkan anaknya ke pesantren daripada ke sekolah swasta.

“Soal pemilihan anak masuk ke sekolah mana itu tergantung minat para orang tua, kita tidak bisa melarangnya,” tuturnya.  

Siswa Kurang Mampu DIbantu Dana SPP

Karenanya, kata Hardjono, orang tua  siswa yang kurang mampu jangan khawatir untuk memasukan anaknya ke SMP Swasta, karena nantinya Pemkot Cimahi akan memberikan subsidi kepada siswa dai  yang kurang mampu untuk mendapatkan bantuan dana SPP, termasuk bantuan untuk kebutuhan buku-buku.

“Daripada memaksakan diri masuk ke sekolah negeri, orang tua tidak mampu jangan takut soal biaya, kami dari pemkot akan membantu dana SPP yang akan diberikan atau ditransfer  kepada pihak sekolah sesuai dengan jumlah siswa yang kurang mampu di sekolah yang bersangkutan, kita siapkan anggaran lebih dari Rp1 miliar untuk bantuan SPP tahun ini, ” ujarnya.

     

    

Baca Lainnya