Kamis, 28 September 2017 9:18

Dishub Cimahi Belum Bisa Penuhi Tuntutan Juru Parkir

Ditulis Oleh Fery Bangkit 
Dishub Cimahi Belum Bisa Penuhi Tuntutan Juru Parkir
Dishub Cimahi Belum Bisa Penuhi Tuntutan Juru Parkir [limawaktu dok]

Limawaktu.id, - Ratusan Juru Parkir di Kota Cimahi meminta sejumlah fasilitas parkir di Cimahi agar segera diperbaharui oleh Dinas Perhubungan Kota Cimahi.

Fasilitas penunjang yang diminta para juru parkir ialah, atribut seperti baju dan rompi, yang tidak pernah diganti selama beberapa tahun.

Nino Sukirno (55) salah seorang juru parkir di Jalan Gandawijaya, mengatakan, atribut parkir sangat dibutuhkan sebagai identitas ketika di lapangan.

“Satu tahun gak ganti-ganti, itu harus diperhatikan. Jangan sampai kalau tidak pakai atribut disangka preman,” ujarnya saat ditemui disela-sela Sosialisasi Juru Pakrir di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Rabu (27/92017).

Selain itu, ia dan ratusan juru parkir lain meminta Dinas Perhubungan Kota Cimahi agar segera memperbaharui plang Peraturan Daerah (Perda) di setiap tempat parkir.

Pasalnya, saat ini dalam plang masih tertera Perda lama dengan mencantumkan tarif parkir Rp 500 untuk motor. Sedangkan dalam Perda terbaru yakni No. 02/2017 tentang Retribusi Jasa Umum, tercantum tarif terbaru yakni untuk motor Rp1.000, mobil Rp2.000.

“Plat di lapangan masih Perda lama. Kalau orang yang belum tau aturan kan bisa aja bayar Rp 500 ,” katanya.

Perihal permasalahan kesepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, lanjut Nino, ia dan para juru parkir lainnya meminta agar dikoordinir oleh Dinas Perhubungan, melalui uang setoran parkir dari mereka.

“BPJS kalau bisa dikoordinir sama Dinas Perhubungam. Buat apa setoran naik 4 (empat) bulan terakhir tapi harus bayar sendiri,” ujar Nino.

Jajang Kurnia (47), juru parkir di sekitar Cimindi mengatakan, dalam sehari ia harus setor kepada Dinas Perhubungan sekitar Rp22.000 Sedangkan hasil kotor yang ia dapat per harinya sekitar Rp150.000.

“Ia saya mau ikutan nanti mah kalau dibayarin dari setoran parkir,” katanya.

Menanggapi permintaan para juru parkir, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Ruswanto menjelaskan, untuk tahun ini memang pihaknya tidak menganggarkan atribut bagi para juru parkir.

“Fasilitas gak ada memang, anggarannya tidak ada untuk juru parkir. Anggarannya terbatas,” jelasnya.

Sementara untuk fasilitas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, ia belum bisa menanggapinya lebih jauh. “Itu masukan, karena kita juga sedang mengkaji untuk lebih baik,” ucapnya.

Untuk plang Perda lama yang masih terpasang, ia mengklaim akan menutupnya. “Saya sudah tindak lanjuti. Yang penting tarif sesuai dengan karcis,” tandasnya. (kit)