Senin, 30 November 2020 12:10

Diperiksa 19 Jam oleh KPK, Ruang Kerja Pejabat di Pemkot Cimahi Masih Disegel

Reporter : Fery Bangkit 
Kepala DPMPTSP Kota Cimahi Hella Haerani saat menunjukan Ruang Kerjanya yang Disegel Oleh KPK.
Kepala DPMPTSP Kota Cimahi Hella Haerani saat menunjukan Ruang Kerjanya yang Disegel Oleh KPK. [Foto Istimewa]

Cimahi - Hella Haerani, salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sempat dibawa KPK untuk dimintai klarifikasi seputar dugaan kasus suap pembangunan Rumah Sakit Kasih Bunda, yang menyeret Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna.

Perempuan yang menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi itu diperiksa penyidik pada Jumat (27/11/2020) sekitar 19 jam, hingga akhirnya diperbolehkan pulang.

"Saya dimintai keterangan sekitar 19 jam seputar izin," terang Hella saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (30/11/2020).

Selain Hella, ada dua ASN lainnya yang saat itu dibawa KPK untuk dimintai keterangan. Namun semuanya sudah diperbolehkan pulang.

"Pemeriksaannya lancar, kita kooperatif di sana. Penyidiknya baik-baik," ujar Hella.

Ia menceritakan saat didatangi KPK ke kantornya hingga dibawa ke Jakarta. Sekitar pukul 12.30 WIB pada Jumat (27/11/2020), penyidik KPK datang ke ruangannya.

"Waktu itu saya lagi nonton dunia lain, langsung datang dari pihak KPK," tuturnya.

Ia dan dua ASN lainnya beserta Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna dan pihak swasta langsung dibawa ke Jakarta. Hella tiba sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung dilakukan pemeriksaan.

"Selesai pemeriksaan itu pukul 01.00 WIb (malam)," ucapnya.

Hella mengungkapkan, dirinya dimintai keterangan seputar izin pembangunan Rumah Sakit Kasih Bunda. Semuanya, kata dia, sudah dibeberakan kepada penyidik KPK.

"Semuanya sudah sesuai aturan. Kita beberkan semuanya," ujarnya.

Sementara ruang kerja Hella sendiri hingga kini masih disegel KPK. Ia menjalankan tugasnya di ruangan sementara.

"Ini masih disegel, belum tau kapan dibuka segelnya," tugasnya.

Baca Lainnya