Jumat, 8 Desember 2017 17:10

Dinkes Cimahi Lacak Kasus Difteri

News Penyakit Difteri
dr. Ars Agustianingsih, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Cimahi
dr. Ars Agustianingsih, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Cimahi [Limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi menegaskan, hingga kini belum ada temuan kasus difteri yang dialami masyarakat Kota Cimahi.

Kepastian tersebut didapat pasca Dinkes Kota Cimahi melakukan pemeriksaan terhadap lima rumah sakit yang ada di Kota Cimahi.

"Dari hasil pelacakan, belum ada kasus dan belum ada laporan kasus difteri di Cimahi," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Cimahi dr. Ars Agustianingsih, via pesan singkat, Jum'at (8/12/2017).

Lima rumah sakit yang diperiksa adalah RSUD Cibabat, RS Dustira, RS Mitra Kasih, RS Kasih Bunda dan RS Avisena.

Selain melacak ke sejumlah rumah sakit, pihaknya pun telah mengeluarkan surat edaran untuk kewaspadaan Kejadian Luar Biasa (KLB). Surat tersebut ditujukan terhadap seluruh rumah sakit dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Cimahi.

"Iya supaya mereka melakukan deteksi dini kemungkinan difteri terhadap semua pasien yang datang, terutama dari daerah KLB," kata Ars.

Dijelasaknnya, rumah sakit dan Puskemas harus melakukan tata laksana kasus difteri sesuai standar (SOP), menerapkan prinsip dasar pencegahan dan pengendalian infeksi agar tidak tertular difteri.

"Serta melaporkan kasus difteri ke Dinkes Cimahi dan Dinkes Provinsi Jawa Barat," tandasnya.

Kasus penyakit difteri kini menjadi pusat perhatian pemerintah dan dijadikan KLB. Khusus di Jawa Barat, hingga November 2017, penyakit berbahaya itu sudah mencapai 109 orang. 13 orang di antaranya meninggal dunia.(kit)