Senin, 8 Februari 2021 11:20

Dinkes Cimahi Ajak Warga Waspada DBD Ditengah Pandemi Covid-19

Reporter : Bubun Munawar
Petugas melakukan fogging untuk mencegah penyebaran DBD
Petugas melakukan fogging untuk mencegah penyebaran DBD [net]

Limawaktu.id,- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi mengimbau masyarakat waspada dengan ancaman ditengah wabah Covid-19 wabah Demam Berdarah Dangue (DBD). Apalagi saat ini musim hujan bisa memicu perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Cimahi, sepanjang tahun 2020 jumlah kasus DBD mencapai 428 orang. Empat di antaranya meninggal dunia akibat virus dangue yang bersumber dari gigitan nyamuk itu.

“Dari total kasus itu, paling banyak bulan Januari. Ada 68 kasus,” kata Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Romi Abdurahkman, melalui staffnya Eka Febriana, Senin (8/2/2021).

Masyarakat diminta waspada sebab DBD sulit untuk diprediksi. Apalagi, Kota Cimahi merupakan daerah endemis DBD, yang artinya selalu ada temuan setiap tahunnya. "Jadi memang Cimahi ini setiap tahunnya selalu ada kasus DBD, jadi kita endemis," ujarnya.

Untuk mengatisipasi penyebaran DBD, masyarakat tetap harus menjalankan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik, yang bertugas untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di rumahnya masing-masing.

Jentik nyamuk biasanya berkembangbiak dalam genangan-genangan air. Menurutnya, jika masyarakat menjalankan PSN di rumahnya masing-masing, seperti tidak membiarkan adanya genangan air, kasus DBD pun bisa dicegah.

"Bukan cuma rumah, tapi juga di halaman sekitar rumah. Soalnya saat ini kalau bukan kita sendiri (melakukan PSN), enggak akan ada yang meriksa. Jadi periksa jentik di rumah sendiri," imbuhnya.

Jentik nyamuk biasanya berkembangbiak dalam genangan-genangan air. Menurutnya, jika masyarakat menjalankan PSN di rumahnya masing-masing, seperti tidak membiarkan adanya genangan air, kasus DBD pun bisa dicegah.

Untuk fogging, akan tetap dilakukan berdasarkan hasil verifikasi petugas Puskesmas di lapangan.Selain itu, kata dia, tahun ini pihaknya membagikan larvasida serbuk dan cair di wilayah yang terdapat kasus DBD. Fungsinya, untuk memberantas nyamuk yang menularkan DBD.

Baca Lainnya

Topik Populer