Kamis, 5 April 2018 11:11

Dihadapan Ribuan Prajurit TNI, Menhan Bicara Politik Hingga Kenangan Semasa Aktif di Militer

Reporter : Fery Bangkit 
Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jendera TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu memberikan arahan kepada 1.421 prajurit Komandan Satuan TNI di Aula Kujang Brigif 15, Gunung Bohong, Cimahi, Kamis (5/4/2018).
Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jendera TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu memberikan arahan kepada 1.421 prajurit Komandan Satuan TNI di Aula Kujang Brigif 15, Gunung Bohong, Cimahi, Kamis (5/4/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id - Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jendera TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu memberikan arahan kepada 1.421 Prajurit Komandan Satuan TNI di Aula Kujang Brigif 15, Gunung Bohong, Cimahi, Kamis (5/4/2018).

Mantan Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) itu tiba sekitar pukul 09.40 WIB. Setelah beristirahat sejenak, ia langsung menuju podium untuk menyampaikan arahan.

Dihadapan 1.421 prajurit TNI, Ryamizard menyatakan sampai saat ini sama sekali tidak tertarik masuk ke dalam arena perpolitikan.

"Saya sampai sekarang gak ada niat masuk partai," katanya, dalam pengarahannya.

Ia menegaskan, sangat bangga masih disebut sebagai tentara dan Jenderal. Apalagi, kata dia, ia selalu meneteskan air mata ketika menyanyikan lagu kebangsaan 'Indonesia Raya'.

"Itu kecintaan saya kepada bangsa Indonesia," ucapnya.

Selain itu, pria yang bertugas sebagai Menhan sejak tahun 2014 itu menuturkan kenanangnnya semasa masih Aktif dalam dunia Militer. Kenangan itu masih melekat dibenaknya.

"Dulu mandi di sungai, makan supermie (mie instan). Walau saya Menhan, tetap saya itu pedomani," ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Menhan menegaskan semua prajurit TNI harus memiliki jiwa profesional dan loyalitas kepada bangsa, serta memahami apa itu Pancasila.

Baca Lainnya