Senin, 23 Agustus 2021 16:11

Diduga ada Upaya Penyesatan Amdal Pembangunan Pelabuhan Patimban

Penulis : Saiful Huda Ems (SHE)
Forum Peduli Masyarakat Jabar menyampaikan aspirasi terkait pembangunan Pelabuhan Patimban di Rumah Dinas Bupati Subang, Senin (23/8/2021)
Forum Peduli Masyarakat Jabar menyampaikan aspirasi terkait pembangunan Pelabuhan Patimban di Rumah Dinas Bupati Subang, Senin (23/8/2021) [Instagram]

Limawaktu.id,- Forum Masyarakat Peduli Jabar  menduga adanya upaya penyesatan didalam Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dalam  pembangunan Pelabuhan Patimban. Buntutnya, para nelayan menggelar demo beberapa hari lalu. Menyikapi hal tersebut, Bupati Subang beserta Bupati Indramayu menampung aspirasi mereka.

Menurut Ketua Forum Masyarakat Peduli Jabar Asep Sumarna Toha audiensi tersebut merupakan sarana silaturahmi dalam rangka mengungkapkan aspirasi para nelayan Patimban dan Indramayu terkait konpensasi atas pembangunan pelabuhan Patimban kepada para nelayan.

Dia menyebutkan,  diduga telah terjadi upaya penyesatan di dalam AMDAL pembangunan Pelabuhan Patimban yang salah satunya menyatakan bahwa areal tersebut bukan area tangkap ikan.

“Dari data yang ada, nelayan yang terdampak sebanyak 800 orang sementara nelayan Desa Ujunggebang Indramayu 200 orang total 1000 orang dengan jumlah perahu sebanyak 250 perahu,” sebutnya, saat bertemu dengan dua bupati, di rumah dinas Bupati Subang, Senin (23/8/2021).

Dia meminta agar kepala daerah dan legislatif di Subang dan Indramayu agar mengusut unsur dugaan penyesatan AMDAL dan memperjuangkan nasib nelayan yang terkena dampak pembangunan pelabuhan patimban.

"Kami membantu nelayan bukan untuk kepentingan pribadi tapi kepentingan masyarakat sudah menjadi tugasnya Bupati, forkopimda subang dan indramayu agar bersama-sama memperjuangkan rakyatnya" ujar Asep.

Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan tentang transparansi penyaluran dana CSR perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam pembangunan Pelabuhan Patimban.

Sementara itu Kepala KSOP Patimban Hery Purwanto menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima pengaduan serta telah melakukan dialog dengan para perwakilan nelayan dan menjelaskan apa yang menjadi ketentuan yang berlaku.

Bupati Subang H. Ruhimat mengungkapkan, keinginan masyarakat yang disampaikan melalui Forum Masyarakat Peduli Jabar ini adalah suatu hal yang memang menjadi perhatian dan kajian Pemkab Subang.

“Kami sebagai pemerintah daerah harus memperhatikan masalah ini karena sebagai orangtua bagi seluruh warga masyarakat Subang, " ujar Kang Jimat, sapaan akrab Bupati Subang H. Ruhimat.

Dia berharap melalui pertemuan antara pemerintah daerah yang berada di wilayah pantura jawa barat dapat saling bersinergi sehingga pembangunan Pelabuhan Patimban ini menjadi jalan kesejahteraan bagi masyarakat dan menjadi bahan kebijakan yang akan disampaikan ke Pemerintah Pusat bahwa dampak pembangunan pelabuhan patimban merupakan sebuah masalah yang menuntut solusi serius dari pemerintah pusat.

 " Mohon berikan waktu dua  minggu Kami akan melanjutkan diskusi antar dua pemerintah daerah dan forkopimda" pungkasnya.

 Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, Sekda Indramayu, Wakil Ketua DPRD Indramayu dan perwakilan Polres Indramayu. Hadir pula Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, Ketua DPRD Subang, Kapolres Subang beserta jajaran, jajaran pejabat forkopimda, Sekda Subang, Asda 1, Asda 2, Kepala KSOP Patimban beserta Jajaran,m, Forum Masyarakat Peduli Jawa Barat dan Perwakilan Paguyuban Nelayan Patimban - Indramayu.

Baca Lainnya