Limawaktu.id, Cimahi - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat Kota Cimahi mulai merealisasikan penataan kawasan depan rumah sakit melalui penebangan sejumlah pohon pada Sabtu, 11 Juli 2026. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko keselamatan, peningkatan kenyamanan pelayanan, serta penataan estetika lingkungan rumah sakit.
Direktur RSUD Cibabat, dr. Jeffry Iman Gunardi, menegaskan bahwa keputusan penebangan pohon bukan dilakukan secara mendadak. Program tersebut telah direncanakan sejak 2025 dan baru dapat direalisasikan setelah seluruh proses perizinan serta koordinasi lintas instansi selesai dilaksanakan.
Menurut Jeffry, RSUD Cibabat telah mengantongi izin resmi penebangan pohon di lingkungan rumah sakit berdasarkan Nomor: 503.610/002/DPMPTSP/2026, sehingga pelaksanaan kegiatan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Sebelum pelaksanaan, kami menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi, menyusun langkah teknis, sekaligus memastikan proses penebangan tidak mengganggu pelayanan kesehatan maupun membahayakan masyarakat," ujar Jeffry, dalam siaran pers yang diterima Limawaktu.id, Jum’at, 17 Juli 2026.
Rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran manajemen RSUD Cibabat, Kodim 0609, Polres Cimahi, Polsek Cimahi, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika, DPMPTSP, Satpol PP dan Damkar, BPKAD, Dinas PUPR, DPKP, Disdakoperin Kota Cimahi, Kecamatan Cimahi Utara, Kelurahan Cibabat, hingga LSM Merah Putih.
Jeffry menjelaskan, keberadaan pohon-pohon besar di area depan rumah sakit dinilai memiliki potensi risiko terhadap keselamatan apabila tidak ditata, terutama saat terjadi cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan dahan patah atau pohon tumbang.
Selain aspek keselamatan, penataan kawasan juga ditujukan untuk mendukung kelancaran aktivitas pelayanan kesehatan, memperbaiki tata ruang terbuka, serta meningkatkan kualitas sarana dan prasarana rumah sakit.
Sebagai tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi, kegiatan penebangan resmi dimulai pada Sabtu (11/7/2026). Pelaksanaannya menerapkan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), termasuk pemasangan pembatas di sekitar lokasi pekerjaan guna menjaga keamanan pasien, pengunjung, dan pengguna jalan.
Pelaksanaan kegiatan juga disaksikan oleh unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, serta para pemangku kepentingan yang sebelumnya terlibat dalam proses koordinasi.
Sebelum pekerjaan dimulai, jajaran direksi RSUD Cibabat menggelar prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus doa agar seluruh rangkaian pekerjaan berjalan aman dan lancar.
" Beberpa waktu lalu kita mulai pengerjaan penebangan pohon di RSUD Cibabat. Melalui prosesi tumpengan ini, kami berharap kegiatan berjalan tertib, selamat bagi para pekerja, dan lingkungan rumah sakit nantinya menjadi lebih tertata, aman, serta lebih nyaman. Terima kasih atas kolaborasi dan dukungan dari semua pihak dalam mewujudkan lingkungan RSUD yang lebih baik," kata Jeffry.
Pihak rumah sakit memastikan pekerjaan dilakukan secara bertahap dan efisien dengan penyesuaian waktu pelaksanaan di lapangan agar dampaknya terhadap aktivitas pelayanan kesehatan maupun kenyamanan masyarakat dapat diminimalkan.
Sebagai rumah sakit rujukan utama di Kota Cimahi, RSUD Cibabat menegaskan bahwa setiap penataan fasilitas dilakukan dengan mengedepankan prinsip keselamatan pasien, keamanan pengunjung, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.