Selasa, 14 Agustus 2018 16:45

Dear Warga Cimahi, Belilah Hewan Qurban Berlogo Pemkot Cimahi Dilehernya

Reporter : Fery Bangkit 
Pemberin Kalung Tanda Sehat dan Mememuhi Syarat oleh Asisten 1 Kota Cimahi, Senin (14/8/2018)
Pemberin Kalung Tanda Sehat dan Mememuhi Syarat oleh Asisten 1 Kota Cimahi, Senin (14/8/2018) [Ferry Bangkit/limawaktuid]

Limawaktu.id, - Pemerintah Kota Cimahi menghimbau agar masyarakat membeli hewan qurban yang sudah dipastikan sehat.

Sebagai tanda hewan yang sehat dan memenuhi syarat untuk dikurbakan, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi memberikan simbol berupa kalung bertuliskan 'Sehat dan Memenuhi Syarat'.

"Iya himbauan agar masyarakat membeli di tempat yang sudah diperiksa dan sudah dinyatakan sehat dan sudah memenuhi syarat," imbuh Maria Fitriana saat ditemui usai menghadiri pemeriksaan dan pengalungan hewan qurban di Jln. Budi-Cilember, Selasa (14/8/2018).

Pemeriksaan hewan qurban, seperti sapi, domba dan kambi di Kota Cimahi akan dilaksanakan dalam dua tahap. Yakni pemeriksaan sebelum disembeli (ante mortem) pada 13-21 Agustus dan pemeriksaan setelah disembelih (post mortem) pada 22-23 Agustus.

Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi menargetkan, hewan qurban yang diperiksa kesehatannya minimal 3.000 ekor. "Pemeriksaan sebelum dan setelah penyembelihan supaya masyarakat merasa tenang," imbuh Pipit.

Sementara itu, Asep Suhaya (45) pemilik hewan qurban mengaku, sebelum ada pemeriksaan dari Pemerintah Kota Cimahi, ia kerap melakukan pemeriksaan kesehatan rutin terhadap hewan qurban miliknya.

"Allhamdulilah ada perhatian dari pemerintah untuk melegalkan kesehatan," kata Asep.

Setiap tahun, hewan qurban jenis sapi yang dijualnya mencapai 350-400 ekor yang berasal dari daerah Jawa Timur. Seperti dari Pati, Lumajaang, Trenggalek, Tuban. Untuk menjami sapi miliknya sehat, selain ada pemeriksaan rutin, pegawainya juga rutin memberihskan kandang-kandang sapinya.

"Dibersihkan kandangnya, pagi, siang, sore," terangnya.

Soal pakannya, lanjut Asep, sejauh ini mendapat suplai dari bandar rumput di daerah Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Selain itu, diberikan juga pakan penunjang lainnya.

Baca Lainnya