Jumat, 25 Januari 2019 18:54

Dear Pelanggan PDAM Tirta Raharja, Bacalah Informasi Penting ini!

Reporter : Fery Bangkit 
Manajer Junior Humas dan Kesekretariatan PDAM Tirta Raharja, Sri Hartati.
Manajer Junior Humas dan Kesekretariatan PDAM Tirta Raharja, Sri Hartati. [net]

Limawaktu.id - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja bakal melakukan pengurasan kolam produksi air pada 28 Januari mendatang.

Pengurasan kolam ini bakal menyebabkan sedikit gangguan dalam proses pendistribusian air bersih bagi pelanggan di Kota Cimahi.

Baca Juga : Debit Air Menurun, PDAM Tirta Raharja Siapkan Trik Jitu Antisipasi Pasokan Air ke Pelanggan

Manajer Junior Humas dan Kesekretariatan PDAM Tirta Raharja, Sri Hartati menginformasikan, pengurasan bak air PDAM Tirta Raharja ini akan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga pukul 18.00 WIB. Dengan adanya pengurasan itu, otomatis pelayanan akan terhenti sementara bagi sambungan rumah di wilayah Cimahi.

"Pengurasannya selama 9 (sembilan) jam. Dari jam 09.00-16.00 WIB," terang Sri saat ditemui di PDAM Tirta Raharja, Jalan Kolonel Masturi, Jum'at (25/1/2019).

Baca Juga : Mulai Oktober Tarif Air Naik, Begini Penjelasan Lengkap PDAM Tirta Raharja

Setelah pengurasan selesai, air lantas tak akan langsung dialirkan ke pelanggan. Sebab, pasca pengurasan itu, akan dilakukan normalisasi. Setelah dipastikan kolam dalam keadaan bersih, maka bak air bisa diisi kemudian bisa didistribusikan lagi.

"Kalau normalisasi itu sampai normal kembali sekitar 4 (empat) jam, baru bisa dialirkan lagi," katanya.

Baca Juga : Musim Hujan ini Apakah Kualitas Air Tetap Terjaga? Ini Jawaban PDAM Tirta Raharja

Sri menjelaskan, pengurasan bak penampungan air sangat penting untuk dilakukan. Terutama saat musim hujan seperti sekarang. Hal itu dilakukan untuk menjaga kualitas air agar tetap bersih.

"Pengurasan itu berkala, tergantung kondisi saja. Ini untuk menjaga kualitas air," jelasnya.

Sebab aliran air bagi warga Cimahi bakal terganggu pada 28 Januari mendatang, pihaknya meminta masyarakat untuk memakluminya. Untuk berjaga-jaga, Sri menghimbau warga untuk menampung air sementara.

Selain pengurasan bak penampungan air, yang tak kalah penting adalah pemeliharaan pipa distribusi air. Tim teknisi pun tetap siaga untuk mengantisipasi adanya kerusakan terhadap jaringan. 

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer