Senin, 11 Desember 2017 18:51

Curhat Kasatpol PP Cimahi Soal Protes Para PKL

Ditulis Oleh Fery Bangkit 
PKL berjualan dipinggir jalan
PKL berjualan dipinggir jalan [Limawaktu]

Limawaktu.id - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatatpol) PP Kota Cimahi, Aris Permono mencurahkan isi hati alias curhat seputar Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Cimahi.

Diakui Aris, pihaknya sering mendapat protes pedagang yang menganggap petugas tebang pilih dalam menertibkan PKL di daerahnya. Di wilayah tertentu, Pol PP seolah membiarkan PKL tetap berdagang.

"Kami sering diprotes sebagian pedagang yang katanya hanya berani menindak PKL yang itu-itu saja, sedangkan yang berdagang di Alun-alun tidak pernah tersentuh, padahal anggapan itu salah," kata Aris, di Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Senin (11/12/2017).

Atas protes tersebut, Aris menegaskan, secepatnya pihaknya akan melaksanakan penertiban terhadap para PKL di seputaran Alun-alun Cimahi. Hal ini dilakukan demi terwujudnya keadilan bagi seluruh PKL yang sebelumnya sudah ditertibkan.

"Pasti akan ditertibkan, titik-titiknya sekitaran Alun-alun Cimahi, Jalan Pabrik Aci, Jalan Rio dan Jalan Babakan. Pokoknya wilayah-wilayah itu harus bersih dari PKL," ucapnya.

Aris belum menyebut kapan tepatnya penertiban itu dilaksanakan, namun yang pasti akan dilakukan pada bulan Desember ini.

"Waktu pembongkaran PKL yang menutup gerbang di dekat kantor DPRD Jalan Djulaeha Karmita juga sempat diprotes. Namun akhirnya kami tetap bisa menyingkirkannya karena pedagang juga mengerti jika keberadaannya telah menyalahi aturan," bebernya.

Selain PKL, pihaknya sekaligus juga akan menertibkan sejumlah lokasi parkiran liar. Agar penertiban ini berjalan lancar, dia menyatakan, Pol PP akan berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan untuk mensosialisasikan rencana tersebut kepada para PKL di wilayah yang menjadi titik penertiban.

"Sosialisasinya akan disampaikan melalui aparat kelurahan dan kecamatan. Langkah tegas ini demi keadilan yang merata pada para PKL, sekaligus edukasi supaya jumlah pelanggar Perda dapat terus berkurang," jelasnya.

Apabila nanti sudah terbebas PKL, dia meyakini arus lalu lintas di sekitaran Alun-alun Cimahi bisa lebih lancar. Sebagai tempat relokasi para pedagang, sepenuhnya pihaknya akan menyerahkannya ke dinas terkait.

"Seusai penertiban nanti, arus lalu lintas bakal lebih lancar. Karena sudah semestinya jalan raya di seputaran Alun-alun Cimahi ini harus terbebas dari keberadaan PKL," tandasnya. (kit)