Limawaktu.id - Minimnya pasokan cabai dari tingkat petani membuat harga sejumlah cabai di pasar tradisional Kota Cimahi mengalami kenaikan. Hingga pekan kedua Januari 2020, kenaikannya rata-rata hingga Rp5.000 per kilogram (kg).
Berdasarkan pantauan di Pasar Atas Baru, Kota Cimahi pada Kamis (9/1/2020), harga cabai merah biasa naik dari Rp20.000 per kg menjadi Rp25.000 per kg, cabai merah tanjung dari Rp45.000 per kg menjadi Rp50.000 per kg.
Begitu pula cabai merah keriting naik dari Rp50.000 per kg menjadi Rp55.000 per kg, serta cabai hijau keriting dari asalnya Rp 27.000 per kg naik menjadi Rp30.000 per kg.
"Sejak awal tahun mulai naik, baik cabai merah biasa maupun cabai merah keriting, langsung naik Rp 5 ribu/kg," ungkap Lilis (53), pedagang sayuran di Pasar Atas Baru.
Menurutnya, pasokan cabai ke pasar tradisional terkendala setelah daerah penghasil cabai seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur banyak yang mengalami gagal panen. Kalau pun ada yang panen, tetap tidak optimal.
"Mungkin karena cuacanya yang lagi ekstrim. Sebab cuaca kan sangat berpengaruh terhadap panen atau tidaknya para petani," katanya.
Faktor penyebab lain menurut Lilis adalah distribusi barang mengalami keterlambatan dari biasanya. Pemasoknya harus menunggu cabai terkumpul sesuai standar minimal, sebelum dikirim ke pasar.
Lilis mengaku naiknya harga cabai dikeluhkan sejumlah konsumen. Banyak konsumen yang tidak jadi beli karena menganggap harganya terlalu mahal.
"Kalau omset pastinya turun drastis. Kita juga ngga bisa jual dengan harga seperti sekarang ini, soalnya pembelinya keberatan. Agar barang laku, kita paling turunkan harganya sedikit," bebernya.
Selain cabai merah, harga bawang putih juga mengalami kenaikan. Seperti yang diungkapkan Latifah (56), pedagang sayuran di Pasar Cimindi. Awalnya bawang putih hanya Rp32.000 per kg, tapi sekarang naik menjadi Rp33.000 per kg.
"Katanya sih karena cuaca buruk, jadi pasokannya berkurang," ucap Latifah.
Ia pun memperkirakan harga bawang putih akan kembali mengalami kenaikan, mengingat masih terjadi hujan dengan intensitas tinggi. "Hujan kemungkinan masih ada, katanya sampai maret. Jadi harga bawang juga mungkin akan naik lagi," terangnya.
Kepala Seksi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Dinas Perdagangan Koperasi UMKM Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, Eka Handayani membenarkan jika harga beberapa jenis cabai mengalami kenaikan.
"Iya rata-rata naik Rp 5 ribu per kilogram. Kenaikan terjadi sejak awal januari 2020," katanya.
Menurut Eka, kenaikan harga produk pertanian memang akan sangat fluktuatif tergantung dari musim dan masa tanam. "Jadi kalau sekarang harga cabai, bawang mengalami kenaikan yag cukup tinggi karena memang saat musim hujan tingkat serangan hama penyakit dan kelembaban yang tinggi, membuat hasil panen menurun dan banyak produk yang busuk," bebernya.