Sabtu, 30 September 2017 10:35

Citarum Dangkal, Rumah Warga Terendam Banjir

Sejumlah kendaraan terparkir di Jalan Mamayuda, Desa Dayeuhkolot.
Sejumlah kendaraan terparkir di Jalan Mamayuda, Desa Dayeuhkolot. [limawaktu dok]

Limawaktu, - Dangkalnya sungai Citarum menjadikan air hujan sudah tak tertampung lagi. Buntutnya pemukiman warga disekitar Citarum di Dayeuhkolot tergenang banjir setinggi 30 sampai 90 centimeter.

Salah seorang warga, David Ramdayana (40) mengatakan, air mulai naik sejak Jumat pukul 22.00 WIB, diakibatkan curah hujan yang tinggi dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung, bahkan, katanya, menurut informasi di wilayah Kota Bandung pun hujan cukup deras dan berangsur beberapa jam.

"Meskipun hujan baru beberapa hari, tapi air cepat naik dan masuk ke pemukiman warga, karena, sungai Citarum saat ini sangat dangkal," kata David saat ditemui di Dayeuhkolot, Sabtu (30/9/2017) pukul 02.00 WIB.

Selain rumah, sejumlah kendaraan pun banyak yang terjebak didalam rumah, dan pinggir Jalan Mamayuda, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, mulai dipenuhi kendaraan yang terparkir milik para korban.

Dia pun menjelaskan, saat ini air sudah memasuki kampungnya, sehingga sebagian rumah warga sudah mulai terendam. Warga yang lainnya pun sudah mengemas perabotannya untuk diangkat ke lantai dua rumahnya.

"Warga yang terkena banjir sudah mengevakuasi kendaraannya ke pinggir jalan yang lebih tinggi, sedangkan yang rumahnya belum terendam sudah siap-siap mengemas pakaian dan perabotannya agar tidak terendam banjir," jelasnya.

Dia pun berharap, supaya program pemerintah yang akan direncanakan cepat terealisasi supaya, setiap hujan deras warga tidak mengalami banjir. "Mudah-mudahan program pemerintah cepat dilaksanakan, karena banjir setiap tahunnya semakin tinggi," pungkasnya. (lie)