Minggu, 27 Februari 2022 20:27

Cimahi Soccer Fest 1 jadi Ajang Evaluasi Pembinaan Klub Sepak Bola

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Animo masyarakat Kota Cimahi dan sekitarnya untuk menyalurkan bakat anaknya di sejumlah klub atau Sekolah Sepak Bola (SSB) terbilang tinggi. Buktinya  di Kota Cimahi banyak bertebaran SSB yang dikelola oleh mereka yang bertekad mengembangkan dunia sepak bola.

Di SSB tersebutlah anak usia dini digembleng dalam latihan rutin yang digelar oleh masing-masing SSB. Namun, usai berlatih tak banyak kompetisi digelar sebagai ajang evaluasi hasil latihan di masing-masing SSB.

“Cimahi Soccer Fest 1 ini kami gelar agar para siswa yang sudah berlatih di SSB bisa membuktikan kemampuannya di ajang pertandingan, kegiatan ini juga mendapatkan support dari Kadin Kota Cimahi dan Ebod Jaya,“ terang Ketua Askot PSSI Kota Cimahi Yus Rusnaya, disela pelaksanaan Cimahi Soccer Fest 1, di Mako Brigif 15 Kujang Siliwangi, pada Minggu (27/2/2022).

Menurutnya, selain menjadi ajang evaluasi, nantinya peserta Cimahi Soccer Fest ini akan menjadi bibit pesepakbola yang akan menuju usia 13 tahun, karena ajang ini diikuti oleh para pesepak bola muda untuk kategori usia dini  9,10,11,dan 12 tahun, dengan jumlah pesera seluruhnya ada 55 SSB.

“Nantinya kami akan memiliki para pemain yang siap mengisi kelompuk usia 13 tahun yang akan ikut dalam kompetisi Piala Suratin yang digelar oleh PSSI,” sebutnya.

Pada kompetisi tingkat  Jawa Barat tahun lalu, untuk usia 13 tahun, pesepak bola Kota Cimahi berhasil meraih juara pertama tingkat Provinsi Jawa Barat dan berhak mengikuti babak selanjutnya di ajang kompetisi nasional. Sementara untuk kategori kelompok usia 15 tahun Kota Cimahi masuk ke 16 besar.

“Untuk Piala Suratin Usia 13 tahun, Kota Cimahi yang diwakili oleh klub Cakra Buana akan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional,” jelasnya.

Sementara, Ketua Pelaksana Cimahi Soccer Fest 1 Basuki mengungkapkan, melihat para peserta yang tampil di ajang Cimahi Soccer Fest ini dinilainya sudah cukup bagus, meskipun masih berusia muda namun mereka sudah mampu menguasai tekhnik dasar sepak bola, menendang hingga dribble rata-rata sudah bagus.

“Mudah-mudahan makin banyak lagi kompetisi seperti ini agar bisa mengasah pesepakbola muda lainnya,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

Baca Lainnya