Kamis, 20 Agustus 2020 12:30

Cimahi Dapat Bagian Kasus Positif Covid-19 dari Dinas Pendidikan Jabar

Reporter : Fery Bangkit 
Rapid Test Massal.
Rapid Test Massal. [Foto Istimewa]

Cimahi - Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna menyampaikan, tiga warganya yang bekerja di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dinyatakan positif terpapar virus korona atau Covid-19.

Seperti diketahui, sebelumnya ada puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang terkonfirmasi positif terpapar virus korona. Tiga di antaranya berdomisili di Kota Cimahi.

"Ada kasus Covid-19 di Disdik Jabar, termasuk warga Cimahi 3 orang," terang Ajay, Kamis (20/8/2020).

Dikatakan Ajay, temuan kasus baru tersebut merupakan hasil koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jawa Barat. Hasilnya, salah satunya ternyata merupakan istri PNS yang bekerja di lingkungan Pemkot Cimahi.

"Salah satu kasus covid tersebut merupakan istri ASN Pemkot Cimahi, jadi kita juga perhatikan kasusnya," katanya.

Ajay menyatakan, PNS yang bekerja di Pemkot Cimahi dan kontak erat dengan istrinya yang bekerja di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sebelumnya mengikuti swab test massal. Hasilnya dinyatakan negatif.

"Dengan istrinya terpapar Covid-19, maka kita tes ulang. Gugus tugas juga melakukan tracing sesuai keilmuan," sebut Ajay.

Selain kasus covid-19 di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barar, GTPP Kota Cimahi juga menemukan 1 kasus positif Covid-19 dari Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkot Cimahi. Pada saat rapid test massal, THL bersangkutan dinyatakan reaktif dan dilanjutkan dengan swab test.

"Hasil swabnya positif. Bertugas di UPT Rusunawa yang disana banyak orang karena ada pelayanan publik," ungkapnya.

Perkembangan kasus covid-19 Kota Cimahi hingga Kamis (20/8/2020) mencapai 170 kasus. Terdiri dari 43 kasus positif aktif, 123 kasus positif sembuh, dan 4 orang meninggal dunia.

Baca Lainnya