Sabtu, 28 Oktober 2017 9:29

Catat! Area Taman Bukan Tempat Pemasangan Spanduk

Reporter : Fery Bangkit 
Spanduk yang terpasang di taman ini dinilai merusak keindahan kota
Spanduk yang terpasang di taman ini dinilai merusak keindahan kota [limawaktu]

Limawaktu.id, - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi menegaskan, fasilitas Taman kota, taman trotoar maupun taman lingkungan dilarang ada pemasangan Spanduk atau baliho.

Seperti diketahui, di Kota Cimahi marak sekali pemasangan spanduk. Mirisnya, mayoritas spanduk yang terpasang melanggar Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2009 tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3).

Ada berbagai jenis spanduk yang terpasang, seperti iklan komersil maupun spanduk bermuatan politik.

"Intinya, spanduk yang terpasang, khususnya di taman itu merusak keindahan kota. Kami himbau supaya gak masang sembarangan," imbuh Kepala Seksi Pertamanan dan Dekorasi DPKP Kota Cimahi Mira Nurmeita Gantini saat dihubungi melalui pesan singkat, Sabtu (28/10/2017).

Berdasarkan pantauan, spanduk-spanduk semacam ucapan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi, spanduk politik Ridwan Kamil dan spanduk komersil menempel hampir di setiap titik di Cimahi.

Salah satunya di sekitar Kebon Kopi, Cibeureum, Cimahi Selatan. Sekitar lima spanduk maupun baliho terpasang tepat di taman trotorar. Hal tersebut jelas melanggar dan merusak keindahan kota.

Dikatakan Mira, pihaknya meminta jika ada pemasangan spanduk terlebih dahulu melakukan koordinasi. "Koordinasi saat pemasangan. Kita laporkan kepada Satpol PP kalau ada yang pasang di taman," kata Mira.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Kota Cimahi Aris Permono menyayangkan bertebarannya spanduk yang tidak mematuhi aturan. Spanduk ucapan selamat bertebaran terutama di ruas jalan utama di Kota Cimahi, hal itu melanggar dan merusak keindahan Kota Cimahi.

"Spanduk bertebaran di sepanjang jalan, sekaligus akan kami operasi termasuk ucapan selamat pelantikan walikota kalau tidak berijin akan diturunkan segera," ujarnya.

Spanduk terpasang menggunakan tiang bambu, ada juga yang memanfaatkan pagar, batang pohon atau tiang listrik yang ada. Ukurannya bervariasi dari lebar 1 meter hingga 3 meter.

Dia menghimbau, pemasangan spanduk ucapan selamat, politik, maupun komersil lainnya terlebih dahulu harus mengurus izin kepada dinas terkait.

"Tentunya tidak memasang di fasilitas yang dilarang, seperti pohon, tiang listrik, tempat beribadah dan lain-lain," tandasnya. (kit)

Baca Lainnya